Aspirasi Pencaker Manokwari Bakal ke Jakarta, Gubernur : Tergantung Pempus



Foto : Demo ratusan pencari kerja di Manokwari, Senin (3/8/2020). Aspirasi mereka akan diteruskan ke Menteri PAN-RB.

MANOKWARI, Nokennews.com – Aspirasi yang disampaikan ratusan para pencari kerja di Manokwari, Papua Barat, Senin (3/8/2020), mendapat angin segar usai bertemu Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan.

Keinginan para pencari kerja yang menolak hasil seleksi CPNS Formasi 2018, diterima, namun semuanya tergantung keputusan pemerintah pusat.

“Kami akan komunikasikan dengan Menteri PAN-RB. Akan ada perwakilan pencaker ikut ke Jakarta, agar mendengar langsung. Tergantung keputusan pusat, akomodir atau tidak,” bebernya saat menemui ratusan pencaker di Jalan Yos Sudarso Manokwari.

Gubernur mengatakan Pemprov Papua Barat, juga sejak awal berkeinginan kuota 80 persen hasil seleksi CPNS adalah orang asli Papua. Apalagi, kebijakan ini dilakukan sejak 2014 lalu.

Kebijakan kuota CPNS dikembalikan ke masing-masing daerah sesuai kebutuhan formasi. Hasil CPNS Formasi 2018, sebenarnya rampung Desember 2019, tetapi pengumumannya ditunda akibat kuota 80:20 yang belum sesuai dan rincian formasi berdasarkan pendidikan.

Foto : Gubernur Papua Barat, Drs. Domimggus Mandacan, saat bertemu pencaker di Manokwari, Senin (3/8/2020).

“Terakhir hanya kabupaten Kaimana yang belum siap untuk umumkan, semua sudah termasuk Manokwari. Tetapi hasilnya ternyata tidak memenuhi kuota 80:20,” ujarnya lagi.

Gubernur mengaku akan mengevaluasi kembali dan mencari di mana letak kesalahan sehingga kuota 80 persen OAP belum terakomodir dalam formasi CPNS. ini juga dilakukan umtuk menyiapkan rencana seleksi CPNS 2019, 2020 dan 2021.

“Dengan pengalaman sekaran ini, kita berjuang sama-sama, bagaimana caranya agar kuota 80 persen hasil ted CPNS untuk OAP terealisasi,” ungkapnya.

Empat aspirasi yang disampaikan ratusan pencaker diantaranya, menolak hasil CPNS 2018, menggelar tikar adat bersama gubernur, ketua DPR, MRP PB, DAP, LMA, dan juga menghadirkan Sekda dan Kepala BKD Manokwari.

Usai menyerahkan aspirasi, ratusan pencaker akhirnya membubarkan diri dengan tertib. Akses lalu lintas di jAlan Yos Sudarso Manokwari, kini kembali lancar. (pzk/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan