Batal Long March, Pagelaran Seni Budaya di Manokwari Dikawal Aparat



Pagelaran Budaya menyambut HUT PI ke-166 di Kantor Dewan Adat Papua Wilayah III Doberay, Kamis (4/2/2021). (red/nn)

MANOKWARI, NokeNews.com – Dewan Adat Papua wilayah III Doberay di Manokwari, Kamis (4/2/2021) menggelar seni budaya dalam rangka menyambut HUT Pekabaran Injil (PI) ke 166.

Kegiatan itu mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian. Apalagi, mereka tidak diijinkan untuk melakukan long marc ke Gereja GKI Elim Kwawi.

Ketua DAP III Doberay, Zakarias Horota mengatakan pagelaran seni budaya sudah berlangsung sejak Selasa (2/2//2021). Di mana hari pertama digelar pameran seni budaya Papua,

“Kegiatan masuk hari ke tiga, dan hari ini puncaknya. Kami tidak diijinkan long marc sehingga dipusatkan di halaman kantor DAP,” ujarnya.

Ia mengaku surat pemberitahuan kegiatan sudah dimasukan ke Polda Papua Barat dan Polres Manokwari. Meski demikian, mereka tetap tidak diijinkan menggelar long marc.

Soal baju dengan motif Bintang Kejora yang banyak dikenakan di kegiatan itu, menurutnya lebih kepada semangat rakyat Papua dalam mendukung pagelaran budaya.

“Kami melihat lebih dari sisi budaya. Lebih kepada budaya adat Papua, ada suling tambur dan tarian tumbu tanah Arfak serta teman-teman dari Pegunungan,” paparnya.

Kapolres Manokwari, AKBP Dadang Kurniawan Winjaya SIK (kanan), berkoordinasi dengan Ketua DAP III Doberay, Zakarias Horota. (red/nn)

Kapolres Manokwari, AKBP Dadang Kurniawan Winjaya SIK menyebut alasan utama larangan long marc lebih kepada resiko penularan COVID-19.

“Kami membatasi kegiatan. Sudah dikoordinasikan sehingga kegiatan ibadah dan lainnya tetap di dalam halaman kantor DAP,” terang kapolres.

Pihaknya juga mengingatkan penerapan protokol kesehatan mengingat peserta kegiatan juga diikuti orang tua dan sejumlah anak kecil.

Meski demikian, kegiatan berjalan aman dan lancar hingga selesai sekira pukul 18.00 WIT. Para peserta kemudian meninggalkan lokasi dengan tertib. (red/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan