Bentuk Tim, Papua Barat Serius Antisipasi Ancaman Corona



Foto : Rapat koordinasi pembentukan Tim Penanganan Virus Corona Provinsi Papua Barat, Rabu (4/3/2020) di Kantor Gubernur Papua Barat.

MANOKWARI, Nokennews.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat resmi membentuk Tim Koordinasi Penanganan Virus Corona (2019-nCoV). Tim ini dipimpin Kepala BPBD Papua Barat, Derek Ampnir.

Asisten III Bidang Administrasi Setda Pemerintah Provinsi Papua Barat, Raymond Yap mengungkap alasan pembentukan tim sebagai langkah pencegahan. Apalagi virus ini sudah masuk di Indonesia.

“Tim ini mengkordinir berbagai lintas sektor di daerah, baik vertikal maupun horisontal untuk mencegah ancaman virus Corona,” jelasnya saat Rapat Koordinasi Pembentukan Tim Monitoring kasus Corona, Rabu (4/3/2020) di Kantor Gubernur Papua Barat.

Menurutnya, Dinas Kesehatan Papua Barat tetap ambil bagian sebagai Leading sektor.

Tim, lanjutnya tetap melakukan koordinasi antar lintas OPD, termasuk pula dengan Kepala daerah Kabupaten/kota untuk mengambil kebijakan penanganan di daerah.

Dalam pertemuan berikut nantinya dibahas rencana Kontingensi (Contingecy Plan) untuk membahas persiapan, sarana prasarana dan kesiapan lintas OPD serta strategi pencegahan di masyarakat.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan diharapkan mengeluarkan surat edaran kepada bupati/wali kota terkait pengawasan orang asing serta langkah pencegahan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan menilai kehadiran tim sebagai keseriusan pemerintah mengantisipasi penyebaran virus Corona di Papua Barat.

Disisi lain, juga dilakukan persiapan sarana prasarana di rumah sakit dan penanganan secara medis.

“Baru 3 rumah sakit yang miliki Ruang Isolasi, yakni Manokwari, Kota Sorong dan Bintuni. Ke depan jika berpotensi, akan dioptimalkan rumah sakit yang ada, baik negeri maupun swasta,” papar Otto.

Tim terdiri atas Dinas Kesehatan Papua Barat dan Kabupaten Manokwari, Kantor Imigrasi Kelas IIB Non TPI Manokwari, BPBD Papua Barat, RSUD Manokwari, TNI/Polri, Kepala Sabandar, Karantina Bandara dan sejumlah stakeholder. (ajm/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan