BTS 4G, Komitmen Percepatan Transformasi Digital di Tanah Papua



Peresmian tiga base transceiver station (BTS) 4G di Manokwari, Rabu (6/10/2021). (els/nn)

MANOKWARI – Kementerian Komunikasi dan Informatika, berkomitmen mengembangkan layanan 4G di Tanah Papua. Peresmian tiga base transceiver station (BTS) 4G, Rabu (6/10/2021) di Papua Barat, menandai komitmen itu.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate, mengatakan infrastruktur telekomunikasi harus dimaksimalkan agar efisien dan produktif.

“Kerjasama dengan pemerintah daerah untuk bangun infrastruktur sesuai tata kota, jaga dan manfaatkan dengan positif dari hulu sampai hilir,” ujarnya saat berada di Manokwari.

Kominfo juga menyelenggarakan penguatan literasi digital masyarakat dengan target 42.236 orang tahun ini. Namun peminatnya melonjak hingga 45.794 orang.

Selain itu pula, Kominfo menghadirkan Program Digital Talent Scholarship (DTS), dengan pelatihan intensif selama 1-2 bulan secara tatap muka maupun online. Tujuannya menyiapkan sumber daya manusia bidang digital Indonesia menuju Revolusi Industri 4.0. di Papua Barat.

“Kita sedang menggenjot percepatan transformasi digital. Kehadiran BTS 4G on air di Tanah Papua menjadi fokus khusus dengan pertimbangan wilayah dan tingkat digitalisasi,” terangnya.

Dalam 5 tahun terakhir, dibangun 437 BTS dengan rincian 224 BTS di Papua Barat dan 213 BTS di Papua. Dan, dua tahun ke depan akan dibangun 5.204 BTS 4G di Indonesia di Tanah Papua.

Gubernur Papua Barat, Drs.Dominggus Mandacan, M.Si menyebut kehadiran BTS 4G sebagai pencapaian yang positif. Dengan jumlah yang banyak namun dibangun dalam waktu singkat.

“Tahun 2021, kami dapat alokasi 824 titik BTS 4G seluruh kabupaten/kota. Ini menjadi catatan sejarah dalam bidang komunikasi di Papua Barat.

Kominfo secara virtual meresmikan tiga BTS di Desa Isiren Rumberpon dan Desa Siresi Soug Teluk Wondama dan Desa Kasi Indah Kabupaten Tambrauw Papua Barat. (els/nn)

Author

admin

Tinggalkan Balasan