Cepat dan Akurat, PCR di Bintuni Bisa Periksa 90 Swab



Foto : Jubir Covid-19 Papua Barat, dr. Arnoldus Tiniap. PCR real time di Bintuni, mampu periksa swab lebih cepat dan akurat. (pzk/nn)

MANOKWARI, Nokennews.com – Pemeriksaan uji swab pasien Covid-19 di Kabupaten Teluk Bintuni, kini lebih cepat dan akurat dengan Polymerase Chain Reaction (PCR) jenis Real Time.

Hebatnya, PCR Real Time ini multi fungsi. Tak hanya untuk Covid-19, tetapi juga bisa untuk pemeriksaan penyakit TBC dan HIV/AIDS.

“Tergantung reagen yang digunakan. PCR jenis real time ini lebih besar. Untuk Covid-19, sekali periksa 20-90 sampel swab dan Kabupaten Bintuni sudah melakukannya,” kata Juru Bicara Covid-19 Papua Barat, dr. Arnoldus Tiniap, Senin (25/5/2020).

Sejauh ini PCR jemis real time baru dimiliki dua daerah. Selain Kabupaten Teluk Bintuni, jenis PCR serupa juga dimiliki RSUD Kabupaten Sorong.

“PCR real time di Bintuni, dibeli langsung sekalian dengan reagen. Di kabupaten Sorong, juga sudah siap dioperasikan,” bebernya.

Hasil pemeriksaan swab dengan PCR real time di Kabupaten Teluk Bintuni, akan dibandingkan dengan hasil pemeriksaan di laboratorium di Jakarta.

Sekitar 22 sampel dikirim dari Bintuni, dan akan dijadikan sampel pembanding dengan hasil pemeriksaan di Jakarta. Ini juga sebagai salah satu syarat dari Kementrian Kesehatan RI.

“Ada beberapa syarat dari Kementrian Kesehatan, sebelum mengesahkan hasil pemeriksaan PCR. Saat ini Bintuni sedang menunggu pengesahan. Kalau sudah, hasil swab di sana tak lagi dikirim ke luar,” ujarnya.

Sedangkan untuk Kabupaten Sorong, masih menunggu pengiriman reagen, termasuk apakah harus menggunakan teknisi atau tidak.

PCR jenis Real Time ini juga sedang dipesan oleh Pemkab Manokwari dan Pemprov Papua Barat. Jika tiba, alat tersebut akan melengkapi PCR jenis TCM (Tes Cepat Molekuler) yang dimiliki RSUD Manokwari.

Diterangkan lebih jauh, TCM merupakan alat portabel yang menggunakan catridge dengan 30-40 menit sekali periksa dan hasilnya lebih sedikit. Meski demikian, PCR TCM bisa dibawa ke mana pun sesuai kebutuhan.

“Di Manokwari dan Fakfak punya PCR TCM, hanya kesulitan catridge karena dipesan dari Amerika Serikat. Hasil uji swab juga tidak sebanyak PCR Real Time,” singkat Jubir dr. Arnold. (pzk/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan