COVID-19, Kemenkes RI Permudah Urusan Insentif Tenaga Kesehatan



Foto : Kunjungan Kerja Gugus Tugas Nasional di Manokwari, Selasa (7/7/2020). Hadapi Covid-19, Kemenkes RI Permudah pengurusan insentf bagi tenga kesehatan. (red/nn)

MANOKWARI, Nokennews.com – Pemberian insentif bagi tenaga kesehatan selama penanganan Covid-19 di Indonesia, dibagi menjadi dua. Pembagian tersebut salah satunya bertujuan memudahkan proses pengajuan.

Menteri Kesehatan RI, Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp, Rad, mengatakan alokasi anggaran untuk tenaga kesehatan dari Kementrian Kesehatan, untuk tenaga kesehatan di Rumah Sakit Rujukan.

“Kalau alokasi ke daerah langsung diurus bendahara umum negara dari Kementrian Kesehatan. Langsung ke daerah,” bebernya saat Kunjungan Kerja Gugus Tugas Nasional di Manokwari, Selasa (7/7/2020).

Menurutnya pemisahan insentif untuk tenaga kesehatan di rumah sakit rujukan dan rumah sakit non rujukan, bertujuan memudahkan sekaligus memotong urusan birokrasi.

“Ini agar insentif lebih mudah dan gampang terserap dengan baik dengan cara yang simpel,” terangnya.

Menkes menyebut data alokasi anggaran insentif tenaga kesehatan untuk Papua Barat, saat ini sedang diverifikasi oleh Dinas Kesehatan provinsi. Namun, jika semua pengajuan dari rumah sakit rujukan ke Kementrian Kesehatan, tentu akan melalui proses yang panjang.

“Sekarang tinggal Dinas Kesehatan provinsi aktif melakukan pendataan pengajuan insentif bagi tenaga kesehatan. Kita permudah sesuai dengan aturan,” paparnya.

Ditambahkan, kemudahan yang diberikan dari pemerintah pusat ke daerah, harus pula diikuti dengan pengajuan dari Dinas Kesehatan setiap provinsi.

“Kalau tidak ada pengajuan, kita tidak bisa memproses,” singkatnya. (red/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan