Dampak Covid-19, PHK ‘Jerat’ 7000 Lebih Karyawan di Papua Barat



Foto : Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, dalam sebuah kegiatan di Manokwari. Sebanyak 7000 lebih karyawan swasta di-PHK, akibat Pandemi Covid-19 di Papua Barat. (pzk/nn)

MANOKWARI, Nokennews.com – Pandemi Covid-19 berdampak terhadap semua sendi kehidupan masyarakat, termasuk para karyawan perusahan yang dirumahkan.

Kurang optimalnya perusahaan, akibat wabah Covid-19, membuat sekitar 7000 lebih karyawan di Papua Barat, tak lagi bisa menghindari jeratan PHK.

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan mengatakan pemerintah memiliki tanggung jawab sosial kepada para karyawan perusuhan yang dirumahkan akibat pandemi Covid-19. Dan, mereka layak mendapat bantuan dari pemerintah.

Hingga kini, 7000 lebih karyawan swasta yang di-PHK, berasal dari 11 kabupaten/kota di Papua Barat. Jumlah ini minus dua daerah yang belum melaporkan berapa banyak karyawan yang terpaksa dirumahkan.

“Saya sudah minta data dari dua daerah tersebut. Agar kita memiliki data lengkap, berapa banyak karyawan yang di-PHK di Papua Barat,” jelasnya, Selasa (2/6/2020) di Kantor Gubernur Papua Barat, di Manokwari.

Menurutnya, keseluruhan karyawan swasta yang terkena dampak Covid-19 di Papua Barat, termasuk perusahaan media massa.

“Kita juga mempertimbangkan perusahaan media massa yang ikut terkena dampak Covid-19,” singkatnya. (ajm/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan