Dua Pokmaswas Sawandarek Awasi Ilegal Fishing Laut Raja Ampat



Foto : Pengesahan Dua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas), Inmam dan Imuri kampung Sawandarek Raja Ampat, belum lama ini. (ars/nn)

WAISAI, Nokennews.com – Dua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas), Inmam dan Imuri kampung Sawandarek, kini disertakan dalam pengawasan aktivitas ilegal fishing di Kabupaten Raja Ampat.

Pengesahan Pokmaswas dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan.

Kasubdit Pengawasan Konservasi Perairan KKP, Iim Naimah menjelaskan dua Pokmaswas menjadi pionir untuk menjelaskan pentingnya menjaga kelestarian laut.

“Mereka (Pokmaswas) memberi pemahaman bagi masyarakat, bagaimana menjaga alam laut agar tetap lestari,” bebernya belum lama ini.

Ia mengaku Kementerian dan Kelautan sangat mendukung dan tentu memberi perhatian akan kehadiran Pokmaswas. Dan, tidak menutup kemungkinan Pokmaswas di Raja Ampat, ke depab akan bertembah.

“Ada program SMS gatewey, langsung terhubung dengan server pusat dan bisa diakses Pokmaswas. Jika ada aktivitas ilegal dan merusak laut, segera laporkan,” pesannya.

Kepala Dinas Perikanan kabupaten Raja Ampat, Marthen Bartolomeus berharap upaya bersama menjaga kelestarian laut Raja Ampat, menjadi perhatian semua pihak.

“Aktivitas perikanan ilegal yang merusak masih sering terjadi. Kewenangan kami terbatas dan tidak semua masuk area konservasi. Banyak kawasan yang perlu menjadi perhatian bersama,” paparnya.

“Kerjasama harmonis perlu dikuatkan agar kita menjaga laut Raja Ampat, surga kecil yang jatuh di Bumi,” singkat Marthen. (ars/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan