Dua Tahapan Pilkada Rawan Penularan COVID-19



Ketua Pelaksana Harian Satgas COVID-19 Papua Barat, Derek Ampnir.

MANOKWARI, Nokennews.com – Pelaksanaan Pilkada serentak, 9 Desember 2020, dinilai sangat berpotensi menularkan virus COVID-19.

Ketua Pelaksana Harian Satgas COVID-19 Provinsi Papua Barat, Derek Ampnir mengatakan dua tahapan tersebut cukup rawan.

“Tahap kampanye dan pemungutan suara. Dua hal ini sangat berpotensi menularkan virus,” jelasnya Kamis (1/10/2020) di Manokwari.

Ia mencontohkan tahapan pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati ke KPU Manokwari, yang melibatkan banyak orang. Ini juga cukup mengkhawatirkan sebab orang berkerumun dalam jumlah yang tidak sedikit.

Kampanye pasangan calon juga menjadi perhatian Satgas COVID-19 Papua Barat. Sesuai aturan PKPU Nomor 13, peserta kampanye tak boleh lebih dari 50 orang.

Sedangkan proses pemungutan suara, sudah tentu melibatkan banyak orang di setiap TPS. Ini menjadi perhatian penting dan juga sebagai tugas bersama semua pihak.

“Kami fokus dan serius untuk dua tahapan, kampanye dan pencoblosan. Protokol kesehatan harus diperketat agar tidak ada yang tertular,” singkatnya. (els/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan