Empat Nakes Terpapar COVID-19, Ruang Bayi RSUD Teluk Wondama Ditutup



Ilustrasi tenaga medis terpapar COVID-19. (Istimewa)

MANOKWARI, Nokennews.com – Jumlah tenaga kesehatan di Papua Barat, yang terpapar COVID-19 bertambah. Senin (28/9/2020), empat tenaga kesehatan di RSUD Teluk Wondama, terkonfirmasi positif dan sedang dirawat di ruang isolasi RSUD Teluk Wondama.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Teluk Wondama, dr. Yoce Kurniawan, Selasa (29/9/2020), membenarkan hal tersebut. Bahkan, anak salah satu Nakes juga terpapar.

“Anak salah satu tenaga kesehatan kami berusia 4 tahun ikut terpapar. Mereka sekarang menjalani isolasi dan semua dalam kondisi sehat,” jelasnya saat dikonfirmasi via ponsel.

Dampaknya, ruang bayi diisolasi dan ditutup untuk sementara waktu. Jika ada pasien bayi, dialihkan dan ditangani petugas di ruang HCU.

Dokter yang juga Dirut RSUD Teluk Wondama ini mengungkap keempat Nakes tertular COVID-19, dari pasien bayi. Saat ini, keluarga Nakes yang terpapar ikut diisolasi terpisah.

“Untuk warga sekitar keluarga Nakes, kita tracing dengan rapid tes untuk memastikan mereka tidak ikut terpapar,” bebernya.

Pasien bayi yang berasal dari pedalaman Wondama, awalnya masuk RSUD dengan gejala sakit Diare. Sesuai prosedur, awalnya bayi dan ibunya di-rapid dan hasilnya non reaktif.

“Pada hari ke sepuluh, setelah diperiksa lagi ternyata reaktif, hasil swab positif. Kita periksa semua tenaga medis, dari 12 orang, empat diantaranya positif,” ungkap dr. Yoce.

Pelayanan kesehatan di RSUD Teluk Wondama, tetap berjalan seperti biasa. Diharapkan keempat Nakes termasuk anak yang terpapar segera sembuh.

Di sisi lain, stok untuk Rapid Tes di RSUD setempat masih mencukupi. Sedangkan stok Tes Cepat Molekuler (TCM) untuk pemeriksaan PCR, mulai menipis dan diprioritaskan untuk pemeriksaan yang urgen.

“Kalau terbatas, kami kirim hasilnya untuk diperiksa di Manokwari,” singkatnya sembari mengaku pelayanan kesehatan diupayakan semaksimal mungkin. (red/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan