Gara-gara Masker, Warga di Kota Sorong Dihukum Push Up



Foto : Seorang pengendara dihukum push up karena tidak mengenakan masker, Selasa (23/6/2020). (sws/nn)

SORONG, Nokennews.com – Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat, memberlakukan New Normal di tengah pandemi Covid-19 sejak Senin (22/6/2020). Pemberlakuan ini tentu dengan sejumlah syarat khusus yang harus dipatuhi warga, terutama menaati protokol kesehatan.

Tiga lokasi di Kota Sorong, yang menjadi perhatian penerapan protokol kesehatan maksimal adalah Pasar Boswesen, Pasar Sentral Remu dan Pasar Jembatan Puri.

Selasa (23/6/2020) siang, sejumlah pengendara terpaksa diberi hukuman push up, gara-gara tidak mengenakan masker. Hukuman ini diberikan sebagai peringatan sekaligus efek jera.

Hukuman tersebut diberikan aparat TNI/Polri saat menggelar razia dari pemberlakukan New Normal di kawasan Pasar Boswesen Kota Sorong.

Foto : Kasat Binmas Polres Sorong Kota, AKP Muhamad Sad Bugis. (sws/nn)

Razia yang berlangsung pukul 08.00-13.00 WIT, banyak ditemukan warga yang belum menaati protokol kesehatan. Diantaranya tidak mengenakan masker saat berkendara.

“Meski masuk era New Normal, harus tetap menjalankan protokol kesehatan. Gunakan masker dan ingat mencuci tangan serta wajib menjaga jarak,” terang Kasat Binmas Polres Sorong Kota, AKP Muhamad Sad Bugis.

Menurutnya, razia yang digelar juga bertujuan membiasakan masyarakat untuk beraktivitas sesuai ketentuan protokol kesehatan. Apalagi pandemi Covid-19 belum berakhir.

“Kami tetap menyampaikan imbauan dan razia di tiga titik pasar, tempat publik yang dipenuhi masyarakat. Ini juga sebagai upaya memutus mata rantai Covid-19 di Kota Sorong,” singkatnya. (sws/nn)

Author

Redaksi Noken News

Advertisement

shadow

Tinggalkan Balasan