Gubernur Mandacan : Banyak Program Otsus Berhasil, Tetapi…



Foto : Gubernur Papua Barat, Domingus Mandacan bersama pejabat daerah meninjau Pameran Otsus di Kabupaten Teluk Wondama.

WONDAMA, Nokennewscom – Kucuran Dana Otonomi Khusus untuk Tanah Papua, sudah berlangsung sejak Tahun 2000 silam. Namun khusus untuk Papua Barat baru berjalan sejak 2008 hingga 2019.

 

Terhitung 11 tahun berjalan dana Otsus yang diterima Papua Barat pun cukup besar. Dimana empat sektor utama menjadi pondasi kuat untuk penjabaran dana Otsus.

 

Diantaranya sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur serta ekonomi kerakyatan. Ini pun termasuk untuk mendukung lembaga keagamaan dan adat.

 

“Banyak keberhasilan pembangunan telah dicapai Pemprov Papua Barat dengan dana Otsus. Namun banyak pula target pembangunan yang belum dicapai,” ujar Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, Senin (25/11/201) saat Rapat Kerja Forum Daerah Khusus di Kabupaten Teluk Wondama.

 

Menurutnya rapat kerja selama tiga hari ini membahas evaluasi dana Otsus se-Papua Barat. Termasuk pameran Otsus sebagai bukti keberhasilan beragam program dari Otsus.

 

“Dana Otsus ini 2 persen dari APBN. Kita tentu berharap masyarakat asli Papua merasakan kehadiran Otsus,” papar Gubernur.

 

Pemprov Papua Barat menyekolahkan SDM asli Papua ke luar negeri dari dana Otsus, termasuk bantuan pendidikan. Ini juga berlaku bagi kabupaten/ kota di Papua Barat.

 

Sedangkan pelayanan kesehatan masyarakat asli Papua dimaksimalkan dengan kehadiran Otsus, melalui BPJS, JKN-KIS.

Dominggus menyebut semua program pembangunan melalui 4 sektor yang didukung dana Otsus, bisa dilihat langsung melalui pagelaran 35 stan Pameran Otsus.

 

“Jika ada yang belum jelas, masyarakat bisa langsung bertanya. Misalnya untuk pendidikan, berapa bantuan pendidikan dan apa saja,” bebernya.

 

Raker Fordasus sebelumnya digelar di Kabupaten Sorong, dengan tujuan yang sama yakni mengevaluasi sejauh mana peruntukan dana Otsus yang tepat sasaran.

 

“Sejauh ini kita sudah melaksanakan program dari dana Otsus, sehingga masyarakat bisa mendapat manfaatnya,” kata Dominggus lagi.

 

Sementara pameran Otsus sendiri melibatkan OPD Pemprov Papua Barat dan kabupaten/kota. (***)

Author

admin

Tinggalkan Balasan