Gubernur : Tahun Ini Panjang Bandara Rendani Tambah 100 Meter



 

Foto : Terminal penumpang Bandar Udara Rendani Manokwari.

MANOKWARI, Nokennews.com – Pengembangan Bandar Udara Rendani di Manokwari sebagai ibu kota provinsi Papua Barat, terus dilakukan. Sesuai rencana, penambahan panjang landasan 100 meter dilakukan tahun ini.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengatakan penambahan panjang landasan ini tertuang dalam MoU antara Dirjen Perhubungan Udara, Pemprov Papua Barat serta 3 kabupaten, Manokwari, Fakfak dan kabupaten Pegunungan Arfak.

“Bandara Rendani tahun ini tambah 100 meter dari pusat. Cover Box dikerjakan provinsi, kemudian yang tutup dari kementrian. Sesudah itu ditimbun,” jelas Gubernur usai HPN Lokal Papua Barat di Manokwari, Sabtu (15/2/2020).

Setelah semuanya rampung, proyek ini akan dilengkapi dengan penambahan panjang landasan bandara 200 meter tahun 2021 nanti.

Gubernur secara khusus menyebut pembebasan lahan belum diprogramkan dan akan dibahas dalam anggaran perubahan mendatang. Pelepasan lahan ini juga akan dilakukan bersama Pemkab Manokwari.

“Untuk lahan yang 260 meter sudah dibebaskan, tinggal lahan di kompleks polisi tidur 13 ini yang belum diselesaikan. Kita upayakan masuk dalam anggaran perubahan,” terang Gubernur lagi.

Mantan Bupati Manokwari dua periode ini berharap persetujuan semua pihak dan harus disikapi dengan cepat serta bijak agar tidak menghambat proses pengembangan bandara Rendani nantinya.

“Kalau 10 kepala keluarga yang direlokasi di depan bandara sudah ditangani Provinsi. Tinggal sisanya nanti ke depan kita lihat lagi,” ungkapnya.

Selain Bandara Manokwari, MoU bersama Dirjen Perhubungan Udara juga dilakukan dengan Pemkab Fakfak untuk pemindahan Bandara Torea ke Siboru dan Pemkab Pegunungan Arfak untuk Bandara Anggi.

Khusus untuk Bandara Anggi, penambahan landasan pacu dari 750 meter menjadi 1,5 km.

“Kalau sudah ada perjanjian tertulis, masing-masing pihak bertanggung jawab, mana yang dikerjakan pusat dan mana yang dikerjakan daerah,” singkat gubernur. (els/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan