Indonesia Siaga 1 Bencana Alam, BPBD Pabar Minta Daerah Sigap



Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua Barat, Derek Ampnir. (els/nn)

MANOKWARI, NokenNews.com – Sejumlah daerah di Indonesia, masih dihadapkan dengan potensi bencana alam yang bisa datang kapan pun. Apalagi, kondisi cuaca yang berubah-ubah, mengharuskan semua pihak meningkatkan kewaspadaan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua Barat, Derek Ampnir mengatakan saat ini sejumlah daerah di Indonesia sedang dalam kondisi siaga 1 bencana. Ini juga berlaku untuk provinsi Papua Barat.

Menurutnya, respon kilat BPBD kabupaten/kota sangat dibutuhkan dalam penanganan sebuah bencana. Apalagi, taka ada yang mengira kapan bencana itu datang.

“Di luar terjadi banyak bencana alam. Kalau sudah ada potensi, setidaknya merespon dengan deteksi awal dulu. Semua daerah di Papua Barat, diminta lebih sigap, sikapi potensi bencana dengan baik,” jelasnya, Jumat (26/2/2021) di Manokwari.

Menurutnya, BPBD Papua Barat telah berkoordinasi dengan BPBD di kabupaten/kota, terutama melakukan pemetaan potensi bencana sebagai langkah antisipasi awal.

Penanganan bencana di Papua Barat juga merujuk pada Surat Keputusan Gubernur Papua Barat, tentang Siaga Bencana. Dasar inilah yang mengharuskan setiap daerah di Papua Barat, merespon jika bencana datang.

“Nah, sehingga ketika bencana datang, kita sudah siap. Para kepala daerah, bupati dan wali kota juga harus siap,” papar Ampnir.

Ia menyebut sejumlah daerah di Papua Barat, berpotensi bencana seperti Sorong dan Manokwari (banjir), Manokwari Selatan (gempa) dan Pegunungan Arfak (longsor). Juga tak menutup kemungkinan akan potensi bencana di daerah lain di Papua Barat.

“Penanganan bencana bersifat masif, artinya jika terjadi bencana di daerah ditangani daerah. Jika dalam skala besar, dibantu provinsi dan jika perlu dibantu BNPB pusat,” akunya.

Belakangan ini kondisi cuaca di Papua Barat, masih didominasi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Hal inj menjadi perhatian serius BPBD Papua Barat, dengan mengedepankan koordinasi dengan jajaran kabupaten/kota.

“Siaga banjir dan longsor di Papua Barat. Ketika terjadi, kita sudah benar-benar siap menghadapi bencana,” singkat Ampnir. (els/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan