Ini Penjelasan Satgas Soal 4 Kasus Positif Covid-19 Raja Ampat



Foto : Juru bicara Satgas kabupaten Raja Ampat, dr. Rosenda Sp.PD (kanan), merincikan 4 kasus positif di Waisai, Rabu (29/4/2020). (red/nn)

WAISAI, Nokennews.com – Satgas Percepatan Penanggulangan Covid-19 kabupaten Raja Ampat, merincikan 4 kasus positif berdasarkan hasil uji laboratorium. Keempat pasien ini dirawat di RSUD Raja Ampat dan dalam kondisi sehat.

Juru bicara Satgas, dr. Rosenda Sp.PD mengatakan 17 hasil sampel swab yang diterima dari laboratorium Makassar, 13 diantaranya negatif dan empat positif.

Rinciannya, 3 kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) dan 1 kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP), yang sebelumnya ditangani petugas kesehatan berdasarkan riwayat perjalanan.

“Tiga orang memiliki riwayat perjalanan dari luar Waisai dan 1 adalah keluarga dekat. 4 orang ini sementara dalam keadaan sehat, dan menjalani karantina dan perawatan lebih lanjut di RSUD Raja Ampat,” terang dr. Rosenda, Rabu (29/4/2020) di Waisai.

Sekretaris Daerah, Dr. M. Yusuf Salim M.Si mengungkap meski masuk Zona Merah, pemkab Raja Ampat tetap menerapkan langkah antisipasi dan meningkatkan pengawasan.

Masyarakat di daerah itu, diminta tidak panik dan tetap mengikuti imbauan serta anjuran pemerintah. Diantaranya, menjaga kesehatan dan tidak berkerumun.

“Kami tentu berharap tidak ada penambahan kasus positif lagi. Masyarakat bisa membantu untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini,” sebutnya.

Ia mengaku penanganan 4 kasus positif ini dilakukan tim satgas secara komprehensif. Termasuk melakukan pemantauan terhadap perkembangan kesehatan pasien.

Sesuai catatan resmi yang diperoleh jurnalis Nokennews.com, rincian kasus positif ini sebagai berikut :

– Kasus 01 adalah laki-laki berusia 41 tahun, melakukan contact tracing terhadap anggota keluarga.
– Kasus 02 adalah wanita berusia 36 tahun, berstatus positif hasil contact tracing dari kasus 01.
– Kasus 03 adalah laki-laki berusia 64 tahun, contact tracing atas 2 orang anggota keluarga yang kemudian menjalani karantina.
– Kasus 04 adalah laki-laki berusia 41 tahun, contact tracing terdapat keluarga 1 orang dan telah dilakukan karantina. (red/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan