Kampanye yang Abaikan Protokol COVID-19 Berpotensi Dibubarkan



Gambar iluatrasi tahapan Pilkada serentak 2020.

MANOKWARI, Nokennews.com – Para calon bupati dan wakil bupati yang siap bertarung di kancah Pilkada, diingatkan tidak melakukan pertemuan atau rapat umum dengan melibatkan banyak orang.

Sesuai Peraturan KPU nomor 13 tahun 2020, rapat terbuka pasangan calon tidak diizinkan. Selain itu, kegiatan yang sifatnya mengumpulkan banyak orang juga dilarang, seperti gowes atau pasar malam dan lainnya juga dilarang.

“KPU tidak menyiapkan jadwal seperti pelaksanaan sebelumnya. Kampanye pasangan calon menaati protokol COVID-19,” ujar Komisioner KPU Papua Barat, Abdul Halim Sidiq, Jumat (2/10/2020).

Sanksi bagi kandidat yang melanggar protokol COVID-19 juga diatur dalam PKPU. Aparat kepolisian ikut dilibatkan untuk menegakan protokol kesehatan selama kampanye.

“Bawaslu memberi teguran lisan dan tertulis. Jika masih melanggar, aparat kepolisian turun tangan dan bisa membubarkan secara paksa,” terangnya.

Pilkada serentak 2020 di Papua Barat, berlangsung di 9 daerah, Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Pegunungan Arfak, Kaimana, Fakfak, Raja Ampat dan Kabupaten Sorong Selatan. (els/nn)

Author

Redaksi Noken News

Advertisement

shadow

Tinggalkan Balasan