Kepala Suku Irires : Paul Anak Adat, Pantas Wakili Tambrauw di Bursa DPR Otsus



Foto : Keluarga besar suku Ireres, Kabupaten Tambrauw di Manokwari, menolak pernyataan sekelompok orang tentang keterwakilan calon anggota DPR Otsus.

MANOKWARI, Nokennews.com – Kepala Suku Irires Tambrauw, Stevanus Syufi menegaskan pencalonan Paulinus Vincentius Baru memenuhi kriteria sebagai calon Anggota DPR PB Jalur Pengangkatan (Otsus) periode 2019-2024.

Hal ini disampaikan menyusul penolakan sekelompok masyarakat Mpur di Kantor Kesbangpol Papua Barat, terkait perwakilan calon anggota DPR Otsus, Senin (24/2/2020).

Menurut dia, usulan Paulinus Vincentius Baru dipandang sah berdasarkan hasil Musyawarah Adat, 20 November 2019 di Sausapor. Hadir dalam musyawarah itu diantaranya kepala Suku Irires, Miyah, Mpur, Abun, Ketua LMA Abun dan Ketua LMA Karon Tambrauw.

Namun, setalah dilakukan peninjauan kembali, Pansel meminta keterwakilan dua nama Calon dari Kabupaten Tambrauw. Akhirnya para kepala suku bersekapat memilih Vincentius Paulinus Baru, ST, M.URP, dan Drs. Bernadus Sedik wakili masyarakat adat Tambrauw dalam Proses Seleksi di Tingkat Provinsi.

“Kami menolak tuduhan pendemo (Solidaritas Masyarakat Mpur) di Kantor Kesbangpol Papua Barat. Mereka (pendemo) harus belajar adat, agar tahu asal usul sejarah,” tegasnya.

Dirinya menilai kurang tepat jika ada pihak yang mempertanyakan status Paul Baru sebagai anak adat.

“Dia (paul) ini adalah anak adat Suku Miyah Tambrauw. Kami keluarga besar Sedik-Baru meminta para pendemo segera mengklarifikasi 1×24 jam,” paparnya.

Jika tidak, ia bersama keluarga besarnya akan menempuh jalur hukum dan menuntut balik secara adat atas tuduhan pencemaran nama baik.

Di sisi lain, Kepala Suku Besar Ireres ini berharap Pansel jeli menetapkan 11 nama anggota DPR PB Otsus, terutama memprioritaskan daerah yang belum mendapat jatah pada periode 2014-2019 lalu. (ajm/nn)

Author

Redaksi Noken News

Advertisement

shadow

Tinggalkan Balasan