Keterbukaan Informasi Publik di Manokwari Masih Minim



Foto : Uji akses keterbukaan informasi publik pada salah satu OPD di Manokwari. (ajm/nn)

MANOKWARI, Nokennews.com – LSM Mnukwar Papua menilai akses keterbukaan informasi publik masih minim. Ini terungkap setelah dilakukan uji permintaan akses informasi ke sejumlah OPD terkait, Senin (16/3/2020) dan Selasa (17/3/2020) lalu.

Kordinator Uji Keterbukaan Informasi Publik LSM Mnukwar Papua, Samsudin Renuat mengatakan langkah ini sebagai responsif menyikapi UU Nomor 14 Tahun 2008, tentang Informasi Publik.

“Setiap badan pemerintah dan swasta yang mengelola anggaran Negara, wajib menyediakan informasi yang dapat diakses masyarakat,” ujarnya, Kamis (19/3/2020).

Menurutnya, penyediaan informasi yang dimaksud tak lain demi mewujudkan pelayanan masyarakat yang transparan dan akuntabel.

Beberapa OPD yang didatangi diantaranya Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Papua Barat, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua Barat, DPR Papua Barat dan DPRD Kabupaten Manokwari.

Masyarakat juga berhak mengakses dokumen publik berupa laporan kinerja, rencana kinerja, dokumen APBD maupun dokumen publik.

Meski demikian ia menilai
keterbukaan informasi publik masih jauh dari harapan.

Jika permintaan informasi tidak direspon dalam jangka waktu 10 hari kerja, akan ada tambahan waktu 7 hari ke depan.

“Jika belum direspon juga, dapat dilakukan uji keberatan dan sengketa Informasi ke Komisi Informasi Publik (KIP) Papua Barat,” bebernya.

Sam menambahkan uji permintaan informasi yang dilakukan bersama sejumlah mahasiswa sekaligus sebagai edukasi bagi masyarakat dan pejabat publik sesuai UU Keterbukaan Informasi Publik. (ajm/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan