Lonjakan COVID-19 Pesat, Bintuni ‘Merah’ Lagi, Ternyata dari Luar



Foto : Sebaran zona COVID-19 Papua Barat per Senin (31/8/2020).

TELUK BINTUNI, Nokennews.com – Kasus COVID-19 di Kabupaten Teluk Bintuni, kembali muncul dengan peningkatan jumlah yang cukup pesat. Sejak Sabtu (29/8/2020), tercatat 11 kasus positif, yang kembali bertambah 12 kasus, Senin (31/8/2020).

Penambahan jumlah kasus ini tentu mengejutkan, karena daerah ini sempat masuk zona hijau dan bertahan selama dua bulan terakhir.

Direktur RSUD Teluk Bintuni, dr. Eka Widrian Suradji, PhD mengatakan kembali mencuatnya kasus positif diduga kuat datang dari pelaku perjalanan luar daerah.

“Diduga pelaku Zero-nya atau pembawa awal datang dari pelaku dengan riwayat perjalanan dari Makassar,” bebernya via pesan elektronik kepada redaksi Nokennews.com, Senin malam.

Setelah dilakukan tracing kontak, ditemukan tambahan orang yang terinfeksi virus COVID-19 di daerah itu. Bahkan, dokter Eka menyebut peningkatan kasus ini boleh dikatakan berasal dari beberapa cluster baru.

“Intinya, berawal dari pelaku perjalanan yang kemudian terlacak kontak terakhirnya dengan siapa saja,” jelasnya.

Melajunya kasus positif di kabupaten Teluk Bintuni, saat ini mengakibatkan adanya kebijakan khusus yang bisa saja diambil pemerintah daerah sebagai langkah pencegahan. Misalnya dengan kembali memberlakukan penjagaan ketat di setiap pintu masuk dan keluar.

“Untuk penutupan akses masuk dan ke luar, memang sedang dibahas. Kita menunggu keputusan pimpinan daerah,” katanya.

Saat ini total kasus positif di Teluk Bintuni, berjumlah 39 dengan tambahan pesat 11 orang Sabtu akhir pekan dan 12 terbaru, Senin hari ini. Tim kesehatan tetap bekerja ekstra keras, guna memutus mata rantai penyebaran kasus COVID-19. (red/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan