Mahasiswa Desak BPJN XVII PB Berdayakan Pengusaha Asli Papua



Foto : Aksi mahasiswa dan pemuda di Kantor BPJN XVII Papua Barat. Mendesak perhatian bagi pengusaha Asli Papua.

MANOKWARI, Nokennews.com – Sejumlah Mahasiswa dan pemuda, mendesak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XVII dan Balai Wilayah Sungai (BWS) mengakomodir pengusaha asli Papua.

Mereka membawa spanduk berisi tulisan ‘Presiden Minta PUPR Pastikan Pengusaha Papua jadi tuan di Tanah Sendiri’.

Ini sebagai bentuk protes keberpihakan pengusaha OAP yang dinilai masih minim dari BPJN dan BWS.

Timotius Daud Yelimolo mengungkap sebagian besar proyek APBN saat ini seakan susah didapatkan pengusaha asli Papua. Akibatnya banyak pengusaha asli Papua yang hanya bisa menjadi penonton.

“Padahal jelas tertuang dalam
Peraturan Presiden Nomor 17 tahun 2019, pemerintah berkomitmen memberdayakan pengusaha Papua, baik APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten/Kota,” ujar Daud, koordinator aksi, Rabu (29/1/2020).

Balai Jalan Nasional dan Balai Wilayah Sungai Papua Barat, didesak memberdayakan anak-anak Papua menjadi pengusaha mandiri di Tanah Papua.

“Bukan memberdayakan pengusaha luar Papua yang kemudian menjadi tuan di Tanah Papua,” tegasnya.

Daud juga menerangkan agar paket penunjukan langsung (PL) di Balai Wilayah Sungai (BWS) bagi Orang Papua, dikerjakan pengusaha Papua, bukan sebaliknya dikerjakan pengusaha non Papua yang mengatasnamakan orang Papua.

Pejabat PPK Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Manokwari, Herman mengaku siap meneruskan aspirasi kepada pimpinan.

Senada, pejabat PPK kantor BWS Papua Barat, Edy Imbiri mengaku tak memiliki wewenang untuk menjawab aspirasi mahasiswa, karena pimpinannya sedang bertugas di luar daerah.

Aksi mahasiswa dan pemuda di Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XVII Papua Barat, berjalan aman dan lancar.

Meski demikian mahasiswa akan menggelar aksi dengan jumlah massa yang besar jika aspirasi ini tak ditindaklanjuti. (ajm/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan