Papua Barat Pelopor Toleransi Beragama di Indonesia



Sarasehan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), Kamis (15/10/2020) di Manokwari. (red/nn)

MANOKWARI, Nokennews.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengingatkan interaksi antar umat beragama tidak saling merendahkan, apalagi mencampur adukan dan melanggar norma agama.

Menurutnya, tatanan baik antar umat beragama sebagai kondisi hubungan yang toleran dan hidup bersama membangun masyarakat, berbangsa dan bernegara.

Semangat memperkuat persaudaraan, persahabatan dan kerukunan, baik internal maupun antar umat beragama, menjadi hal penting yang menciptakan Papua Barat, kondusif.

“Wujudkan Papua Barat sebagai pelopor kerukunan umat beragama,” pesannya saat Sarasehan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), Kamis (15/10/2020) di Manokwari.

Dikatakan pula kapasitas umat beragama harus ditingkatkan agar memberi kontribusi aktif dan nyata dan FKUB hadir untuk memelihara kerukunan hidup.

“Saya percaya FKUB Papua Barat, mampu melaksanakan tugas dan misi kerukunan dan kebhinekaan sesuai fungsi,” paparnya.

Sesuai data Kemenag RI, provinsi Papua Barat berada di urutan pertama kerukunan umat beragama, dengan 8,72 persen dan tertinggi di Indonesia. Menyusul di posisi ke dua dan ke tiga adalah provinsi Nusa Tenggara Timur dan Bali.

Gubernur juga menekankan empat pesan penting, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, jelang Pilkada Serentak 9 Desember 2020.

Pertama, aparat birokrasi, ASN dan TNI/Polri tidak memihak pasangan calon, ke dua jangan biarkan penggunaan bahasa, simbol dan narasi yang berpotensi memecah persatuan.

Ke tiga, penyelenggara Pilkada diminta bekerja keras dan terakhir dukungan tokoh masyarakat, adat dan akademisi untuk mendukung suksesi Pilkada. (red/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan