Papua Barat Siapkan 14 Rumah Sakit Tangani Pasien Covid-19



Foto : Rapat dengar pendapat pemerintah daerah, Satgas Covid-19 dan DPR di Manokwari, Kamis (30/4/2020). Membahas penanganan Covid-19 di Papua Barat. (ajm/nn)

MANOKWARI, Nokennews.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat, menyiapkan 14 rumah sakit untuk menangani pasien Covid-19, jika terjadi ledakan Kasus.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Papua Barat, dr. Arnoldus Tiniap mengungkap saat ini rumah sakit yang merawat pasien positif Covid-19, diantaranya RSUD dan RS Rujukan di Manokwari serta beberapa rumah sakit di Sorong.

“Pemerintah Papua Barat, mengantisipasi lonjakan kasus positif Covid-19. Sekitar 14 rumah sakit, 9 RSUD di kabupaten/kota dan rumah sakit TNI/Polri dan rumah sakit milik BUMN,” ujarnya, Kamis (30/4/2020) di Manokwari.

Penetapan ke-14 rumah sakit untuk menangani pasien positif Covid-19 di Papua Barat, didasari dengan keputusan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan.

“Jika gejala ringan akan ditangani di sana. Jika gejala berat ke rumah sakit utama, RSUD Manokwari dan RSUD Sele be Solu Kota Sorong,” bebernya.

Pemerintah berupaya menyediakan sarana-prasara, tenaga medis dan Alat Pelindung Diri (ADP) yang memadai, dalam penanganan pasien Covid-19.

Saat ini fasilitas, tenaga medis dan ADP diakuinya masih minim. Namun bantuan APD sebelumnya dari Kementrian dan TNI/Polri, sedikit banyak membantu tim Satgas Covid-19 Papua Barat.

Selain itu, pemerintah bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyepakati MoU untuk mendapat dokter tenaga kontrak dari beberapa Universitas kedokteran di Indonesia.

“Kita membutuhkan tenaga dokter kontrak untuk bekerja disini, sebab saat ini untuk mendapat tenaga dokter dari daerah lain sangat susah,” ujar Jubir.

Khusus untuk PCR, alat tes swab, masih dalam proses persiapan dan akan ditempatkan di kabupaten Manokwari, Sorong serta Bintuni. Pemprov Papua Barat, mengupayakan alat yang sama untuk kabupaten Fakfak dan Kaimana.

Ia tak lupa mengimbau masyarakat di Papua Barat, untuk menjaga jarak, rajin mencuci tangan, menjaga kesehatan dan ikuti anjuran pemerintah.

“Imbauan ini sebagai salah satu solusi memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di Papua Barat,” singkatnya. (ajm/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan