Polda Papua Barat Pertebal Pengamanan Pilkada di Tiga Kota Ini



Kombes Tri Atmojo Marawasianto SIK, Karo Ops Polda Papua Barat. (pzk/nn)

MANOKWARI, NokenNews.com – Polda Papua Barat, menaruh perhatian lebih terhadap pelaksanaan Pilkada yang hanya diikuti dua pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Pilkada dengan head to head ini, dinilai berpotensi rawan yang terus berada dalam radar pantauan Polda Papua Barat. Diantaranya Pilkada Manokwari, Teluk Bintuni dan Kaimana.

“Kami terus memantau perkembangan setiap wilayah. Tetapi, Pilkada di tiga daerah ini head to head dan harus diantisipasi,” sebut Kombes Tri Atmojo Marawasianto SIK, Karo Ops Polda Papua Barat.

Untuk memastikan Pilkada berjalan aman dan lancar, Polda Papua Barat menyiapkan 3.500 personil. Jumlah ini akan ditambah sekira 500 BKO Brimob (5 SSK) dari Mabes Polri Jakarta.

Penebalan personil di wilayah yang masuk kategori rawan konflik Pilkada, akan dilakukan sesuai dengan pantauan akhir. Pelaksanaan kalender Kamtibmas oleh Polda Papua Barat, digalakkan mulai akhir bulan November hingga Desember 2020.

“Sesuai hasil pantauan, penebalan personil akan dilakukan di Manokwari, Kaimana dan Bintuni. Sementara yang masuk kategori rawan sedang juga menjadi perhatian,” bebernya.

Tri mengaku penilaian rawan Pilkada bukan saja dilihat dari head to head atau hanya diikuti dua pasangan calon, tetapi juga beberapa indikator lain seperti tingkat kriminalitas.

“Kita siapkan sebaik mungkin. Pengamanan dilakukan maksimal agar Pilkada Papua Barat, berjalan aman dan lancar sesuai dengan harapan semua pihak,” singkatnya. (pzk/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan