RSUD Rujukan Pabar Pesan 30 Ribu Reagen PCR



Tampak depan RSUD Rujukan Provinsi Papua Barat. (red/nn)

MANOKWARI, Nokennews.com – Langkah antisipasi kekosongan Reagen Polymerase Chain Reaction (PCR) diambil RSUD Rujukan provinsi Papua Barat. Hal ini dilalukan mengingat stok Reagen PCR sempat habis beberapa waktu lalu.

Akibatnya, layanan tes Swab sempat ditiadakan pihak RSUD Rujukan saat itu.

“Benar, stok sempat kosong. Tetapi sekarang layanan tes Swab sudah dibuka. Minggu lalu 5.000 Reagen sudah tiba,” ujar Direktur RSUD Rujukan provinsi Papua Barat, dr. Arnoldus Tiniap, Jumat (9/10/2020).

Menurut dia, stok Reagen itu didatangkan untuk memaksimalkan layanan dan diperkirakan mencukupi kebutuhan hingga bulan Desember 2020. Tetapi, dengan situasi peningkatan kasus COVID-19 belakangan ini, bisa jadi hanya mencukupi kebutuhan untuk sebulan.

Ditemui di ruang kerjanya, pria yang akrab dengan sebutan dokter Arnold ini, mengungkap rencana pemesanan Reagen PCR dalam jumlah yang cukup banyak.

“Kita usulkan untuk memesan 30.000 Reagen PCR. Jumlah ini lima kali lipat dari pesanan yang sekarang,” bebernya.

Pemesanan dalam jumlah besar tersebut, dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan Reagen hingga awal tahun 2021.

“Kita antisipasi karena pandemi ini masih berlangsung dan belum ada tanda-tanda berakhir,” singkatnya. (pzk/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan