Simak! Ini Langkah BPBD Papua Barat Antisipasi Bencana



Kepala BPBD Papua Barat, Derek Ampnir. (els/nn)

MANOKWARI, NokenNews.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Papua Barat, menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi bencana yang bisa terjadi kapan saja. Mengingat belakangan ini dampak siklon tropis masih terjadi di beberapa wilayah termasuk Papua Barat.

Kepala BPBD Papua Barat, Derek Ampnir mengungkap Papua Barat masuk dalam daftar 7 wilayah di Indonesia yang terkena dampak Siklon Surigare.

“Papua Barat tetap antisipasi. Dampak siklon ini bisa saja mendatangkan bencana. Kita harus siap,” bebernya, Rabu (24/4/2021).

BPBD Papua Barat, juga menyiapkan Tim Reaksi Cepat penanganan bencana. Selain itu pelatihan relawan dan juga Booth Camp yakni sekolah komunitas untuk penanganan bencana.

Upaya penanganan bencana dilakukan semaksimal mungkin dengan ikut melibatkan dan membangun kapasitas masyarakat agar mandiri menghadapi ancaman bencana.

Selain ancaman bencana alam, saat ini juga sedang dihadapkan dengan bencana non alam pandemi COVID-19.

“Manokwari sendiri rawan dan berpotensi banjir serta longsor. Warga yang dekat bantaran kali agar tak membuang sampah. Potensi banjir cukup besar,” paparnya.

Ampnir juga mengingatkan aktivitas laku lintas darat seperti dari Manokwari ke kabupaten Pegunungan Arfak. Terjalnya medan mengharuskan para pelaku perjalanan meningkatkan kewaspadaan.

Meski sejauh ini ia belum menerima laporan bencana, namun diharapkan kabupaten/kota tetap mewaspadai potensi bencana. Sesuai petunjuk Surat Keputusan Gubernur Papua Barat, penanganan bencana harus berjalan sistematis dan searah.

“SK Gubernur itu agar diikuti setiap daerah di Papua Barat. Pencegahan awal secara maksimal diharapkan meminimalisir dampak bencana yang terjadi,” terangnya.

“Tugas BPBD adalah bela Negara dan kehormatan daerah dalam hal bencana. Satu nyawa manusia sangat berharga,” singkat Ampnir. (els/nn)

Author

Redaksi Noken News

Advertisement

shadow

Tinggalkan Balasan