Sosialisasi CHSS Pariwisata Raja Ampat, Dimulai Bulan Ini



Foto : Aktivitas wisatawan di Raja Ampat, sebelum pandemi COVID-19. Sosialisasi adaptasi kehidupan baru Pariwisata dilakukan Agustus ini. (red/nn)

WAISAI, Nokennews.com – Pariwisata di Kabupaten Raja Ampat, bakal segera kembali dibuka. Sebelumnya, akan ada tahapan persiapan termasuk sosialisasi dalam Protokol Adaptasi Kebiasaan Baru.

Sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo, rencana pembukaan pariwisata harus disiapkan dengan strategi khusus dalam promosi di era adaptasi kebiasaan baru. Tak harus buru-buru, bahkan semua persiapan dilalui secara baik dengan kontrol yang ketat.

“Kemudian diikuti sosialisasi yang masif dan uji coba termasuk pengawasan. Rencana sosialisasi pertengahan Agustus ini,” ujar Kepala Dinas Pariwisata kabupaten Raja Ampat, Yusdi N. Lamatenggo, Rabu (12/8/2020).

Menurutnya, prinsip adaptasi kebiasaan baru pariwisata di Raja Ampat adalah Clean, Health, Safety dan Sustainable (CHSS). Perlindungan kesehatan individu dan masyarakat, juga memperhatikan pedoman sebelum dan sesudah berwisata.

“Seperti 12 langkah melindungi diri dan orang lain ketika berinteraksi di tempat umum. Ini masuk dalam pedoman adaptasi menuju kebiasaan baru,” bebernya.

Kemudian, 16 hal dalam protokol adaptasi kebiasaan baru pengelola tempat umum. Ada pula protokol adaptasi kebiasaan baru health dan sustainable travel kit yang mengatur tentang 8 benda yang harus dibawa oleh wisatawan selama berwisata.

Seluruh aturan itu dirangkum dalam website www.newnormal-rajaampat.com. tak sampai di situ, terdapat juga 10 aturan baru dalam mengunjungi Raja Ampat.

“Wisatawan menentukan apa aktivitas yang akan dilakukan, berapa lama waktu yang dihabiskan, lalu mengikuti 10 aturan baru ini agar liburan aman dan menyenangkan,” singkat Yusdi. (red/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan