Status FB Berbau SARA Muncul Jelang Pilkada, MUI Raja Ampat Bersikap



Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) kabupaten Raja Ampat, H. Abubakar Lodji S.Ag. (ars/nn)

WAISAI, Nokennews.com – Sebuah postingan di akun Facebook, menyita perhatian banyak kalangan di kabupaten Raja Ampat. Postingan yang dinilai berbau SARA ini, langsung diadukan MUI Raja Ampat ke pihak kepolisian setempat.

Pemilik akun berinisial HO ini menulis status di grup Potret Pilkada Raja Ampat 2020, Minggu (11/10/2020). Di akhir statusnya, ia menulis “Tema : dengan gema Natal masyarakat akan terbebas dari pemimpin yang zolim. Salam kotak kosong”.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) kabupaten Raja Ampat, H. Abubakar Lodji S.Ag, menilai status tersebut berpotensi mengganggu hubungan yang terjalin baik antar umat beragama di daerah itu.

“Kami adukan sebelum resmi membuat laporan polisi. Saat ini saksi ahli bahasa sedang mempelajari status itu,” jelasnya, Selasa (13/10/2020).

Postingan FB yang dinilai berbau SARA jelang Pilkada Raja Ampat.

Soal aduan itu, ia berpendapat lebih untuk menghindari gesekan antar umat beragama di kabupaten Raja Ampat.

Ia menilai oknum yang bersangkutan (HO) seharusnya tidak membuat gaduh di kalangan publik dengan status bernuansa SARA. Apalagi yang bersangkutan merupakan pemeluk agama muslim.

“Jangan campur adukan, urusan hari besar keagamaan tidak ada sangkut pautnya dengan dengan masalah politik,” tegasnya.

“Oknum itu (HO), tidak berhak ikut campur dalam urusan agama umat lain, terlebih Natal adalah Hari Raya umat Nasrani. Aduan ini jadi pelajaran agar ke depan jangan lagi ada isu agama jelang Pilkada,” paparnya lagi.

Abubakar mengaku hasil telaah saksi ahli, akan diteruskan dengan laporan secara resmi ke Polres Raja Ampat. (ars/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan