Stop Miras ! Orang Mabuk Jangan Bermimpi Membangun di Papua Barat



Foto : Pemusnahan barang bukti 4.441 botol Miras di halaman kantor Kejaksaan Tinggi Papua Barat, di Manokwari, Senin (20/7/2020). (ajm/nn)

MANOKWARI, Nokennews.com – Asisten I Setda Pemprov Papua Barat, Drs. Musa Kamudi menegaskan minuman keras dan Narkoba merupakan musuh bersama yang bisa menghambat pembangunan baik nasional maupun di daerah.

“Orang mabuk tidak bisa membangun Papua Barat. Masyarakat juga diminta tidak mengkonsumsi miras,” tegasnya saat pemusnahan 4.441 botol miras berbagai merek di Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Senin (20/7/2020).

Ia mengaku tak mudah menghentikan peredaran miras di Manokwari, tetapi paling tidak para stake holder terkait mendapat dukungan, termasuk dari pemerintah daerah.

“Minuman keras ini harus dimusnahkan. Jangan lagi ada yang menjual miras, kita harus berantas peredaran miras di Manokwari dan Papua Barat ini,” tegasnya.

Foto : Pemusnahan Miras oleh pejabat terkait di halaman Kantor Kejaksaan Tinggi Papua Barat, di Manokwari. (ajm/nn)

Kepala Kejaksan Tinggi Provinsi Papua Barat, Yusup, SH, MH, memberi apresiasi atas dukungan masyarakat dan kerja keras TNI/Polri dalam upaya menghentikan dan memusnahkan miras.

“Kita jawab tuntutan masyarakat untuk mengehentikan peredaran minuman keras di Manokwari. Dan, sekarang kita musnahkan,” terangnya.

Sebelumnya, banyak keluhan masyarakat di Manokwari, terkait peredaran minuman keras. Banyak pula catatan kepolisian soal tindak pidana yang berawal dari konsumsi miras.

Pemusnahan minuman keras di Kantor Kejati Papua Barat, dihadiri pula Wakajati Papua Barat, Eben Ezer Simanjuntak, Kapolres Manokwari, AKBP Pol Dadang Kurniawan, Kolonel Kav Urip Prihatman, (Asinteldam XVIII/Ksr), Kejari Manokwari, Ketua FKUB Papua Barat, Pdt. Sadrak Simbiak, dan Jajaran Forkopimda di Papua Barat. (ajm/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan