Sudah 1258 Orang, OTG Dominasi Positif Covid di Papua Barat



Foto : Jubir Covid-19 Provinsi Papua Barat, dr. Arnoldus Tiniap. OTG mendominasi kasus positif di Papua Barat. (pzk/nn)

MANOKWARI, Nokennews.com – Jumlah Orang Tanpa Gejala di provinsi Papua Barat, hingga Sabtu (30/5/2020) mencapai 1258 orang. Dari jumlah ini, 513 diantaranya masih dipantau dan 772 selesai pemantauan.

Berdasarkan analisis Gugus Tugas Covid-19 Papua Barat, OTG mendominasi kasus positif. Per 29 Mei 2020, kasus positif mencapai 158 orang, 125 diantaranya berasal dari OTG, 22 ODP dan 11 PDP.

“Sekitar 70-80 persen positif berasal dari OTG. Dominasi OTG ini berdasarkan data setiap kabupaten/kota,” jelas Juru bicara Covid-19 Papua Barat, dr. Arnoldus Tiniap, Sabtu sore.

Urutan kabupaten/kota kasus positif hingga 29 Mei 2020 :

1. Kota Sorong 54 positif, 44 OTG, 8 ODP, 2 PDP.
2. Kabupaten Teluk Bintuni 41 positif, 40 OTG, 1 ODP.
3. Kabupaten Sorong 32 positif, 25 OTG, 7 PDP.
4. Kabupaten Raja Ampat 16 positif, 8 ODP, 7 OTG, 1 PDP.
5. Kabupaten Manokwari positif 8, 5 OTG, 2 ODP, 1 PDP.
6. Teluk Wondama 3 positif, 3 OTG.
7. Fakfak 2 positif, 2 ODP.
8. Kaimana 1 positif dari OTG.
9. Mansel 1 positif dari ODP.

Dokter Arnold mengaku belum mendapat laporan secara rinci, apakah klasifikasi OTG kabupaten/kota dikarantina atau tidak.

“Akan saya cek kembali, apakah memang dikarantina atau seperti apa. Mungkin di rumah sakit atau tidak karena OTG mendominasi positif,” jelasnya.

Di sisi lain, penerapan kebijakan New Normal diakui menjadi tantangan sendiri setiap Gustu kabupaten/kota di Papua Barat. Terutama dominannya OTG dalam kasus positif.

“Akan dikaji kabupaten/kota, kebijakan apa yang diambil. Apakah OTG harus dikarantina atau seperti apa penanganannya,” bebernya.

Gustu Covid-19 Papua Barat, juga menyiapkan pedoman khusus untuk menghadapi New Normal. Pasalnya, pola hidup masyarakat dinilai masih mengabaikan protokol kesehatan.

“Harus ada peraturan daerah karena Covid-19 diprediksi berlangsung lama,” singkatnya. (pzk/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan