Tagline Zamrud Karst Khatulistiwa, Geopark Raja Ampat Target Status UGG



Foto : Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Yusdi N Lamatenggo menerangkan rencana pengusulan UNESCO Global Geopark Raja Ampat.

Foto : Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Yusdi N Lamatenggo menerangkan rencana pengusulan UNESCO Global Geopark Raja Ampat.

WAISAI, Nokennews.com – Geopark Raja Ampat menyusun strategi untuk mengejar status UNESCO Global Geopark (UGG) tahun 2020.

Salah satu syarat, memiliki Warisan Geologi (Geo-Heritage) bernilai Internasional dan diverifikasi tim UNESCO. Penilaian awal oleh Advisory Commitee dari UNESCO Global Geopark Network, dilakukan awal Januari lalu.

Raja Ampat memiliki 6 geosites bertaraf Internasional, diantaranya Karst Piyainemo, Pulau Pef, Karst Wayag, Danau Ubur-ubur, Karst Teluk Dafalen dan karst Sumalelen.

“Kita usulkan sekitar bulan Juli atau September ke komite Nasional Indonesia untuk UNESCO dan juga komite Nasional Geopark Indonesia,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Yusdi N Lamatenggo, Selasa (3/3/2020) di aula Etalase Geopark Raja Ampat.

Menurutnya dibutuhkan beberapa unsur dengan melibatkan stakeholder, khususnya masyarakat yang mendapat manfaat keragaman dan keindahan geosites Raja Ampat.

“Usulan tagline Zamrud Karst Khatulistiwa, karena posisi Raja Ampat tepat dilintasi garis Khatulistiwa,” jelasnya.

Ratusan karst terbentang dari Waigeo hingga Misool, memiliki daya tarik dengan perpaduan panorama pulau-pulau karst, laut, dan pantai.

Dalam ilmu geologi, geosites Raja Ampat berasal dari kedalaman laut yang naik ke permukaan dan mewarnai keragaman tumbuhan serta hewan. Secara tidak langsung berkontribusi dalam kehidupan sosial budaya masyarakat Raja Ampat.

“Konsep Geopark Raja Ampat yang perlu dipahami adalah alat atau program pendekatan pengelolaan kawasan secara berkelanjutan, terhadap warisan geologi, warisan budaya, dan warisan biologinya,” papar Yusdi.

Geopark Raja Ampat sendiri diresmikan sebagai Geopark Nasional sejak tahun 2018 lalu. (pzk/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan