Tepis Tudingan, Maxi Klarifikasi Surat Gubernur Papua Barat



Foto : Ketua MRP Papua Barat, Maxi Nelson Ahoren.

MANOKWARI, Nokennews.com – Hadirnya tudingan terkait revisi SK Panitia Seleksi (Pansel) seleksi jalur Otsus di DPR Papua Barat, dibantah keras Maxi Nelson Ahoren.

Ketua Majelis Rakyat Provinsi Papua Barat ini mengaku sudah mengklarifikasi surat Gubernur Papua Barat dengan berpegang teguh pada Tatib MRP yang bersifat final dan mengikat.

Menurutnya posisinya dalam panitia seleksi sesuai dengan mekanisme Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) Nomor 4 Tahun 2019 tentang Tata cara pengisian keangotaan DPR Papua Barat melalui mekanisme pengangkatan.

Dalam Perdasus Nomor 4 Tahun 2019, baik Gubernur maupun MRP tidak miliki andil dalam pengangkatan DPR Fraksi Otsus, walaupun kedua lembaga bertanggung jawab atas penyelenggaraan Pemerintahan Otonomi Khusus.

“Perdasus Nomor 4 Tahun 2019 harus direvisi. Gubernur sendiri saja hampir tidak diberikan kewenangan dalam Perdasus itu, apalagi mau berhentikan Pansel,” tegasnya, Jumat (13/12/2019) di Manokwari.

Karena tidak memiliki andil sesuai ketentuan Raperdasus tersebut, Maxi sudah membalas Surat Gubernur dengan memberikan pertimbangan Kultur sebagaimana mandat MRP.

Dirinya menilai seharusnya bagian tersebut menjadi pertimbangan yang bijak karena baik MRP dan Gubernur Papua Barat bersama-sama wajib menjalankan pemerintahan sesuai amanat Otsus.

“Gubernur meminta pertimbangan kedudukan saya di Pansel, jangan sampai bertentangan dengan Undang Undang, bukan membatalkan SK,” terangnya.

Bagi Maxi, MRP Papua Barat tetap menjalankan amanah sesuai aturan dan keputusan paripurna.

Sebelumnya, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan meminta MRP mempertimbangkan revisi SK Panitia Seleksi DPR Papua Barat jalur Pengangkatan periode 2019-2024. (ajm/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan