Tentang Kejadian di Moskona, Ini Kata Kepala Suku Besar Arfak

Kepala Suku Besar Arfak Drs. Dominggus Mandacan, M.Si

MANOKWARI – Kepala Suku Besar Arfak Drs. Dominggus, M.Si mengatakan keamanan di Papua Barat, tidak hanya tentang TNI/Polri tetapi menjadi tanggung jawab semua pihak.

Hal itu ditegaskan menyusul pembantaian 4 pekerja jalan trans Bintuni-Maybrat di Kampung Majnik Distrik Moskona Utara, Kabupaten Teluk Bintuni, Kamis (29/9).

“Menjadi tanggung jawab bersama, semua komponen baik secara nasional hingga ke provinsi termasuk Papua Barat, terutama Manokwari tempat kita tinggal,” terangnya usai resepsi HUT TNI ke-77 di Kodam XVIII/Kasuari. Rabu, (5/10).

Soal ketidakpuasan kelompok yang bersebrangan dengan pemerintah, Dominggus menyebut ada jalur serta mekanisme yang bisa ditempuh tanpa harus dengan jalan kekerasan.

“Kalau ada yang tidak puas dengan kinerja dan pelayanan pemerintah, bisa disampaikan agar menjadi perhatian dan tanggungjawab pemerintah,” bebernya.

Mantan Gubernur Papua Barat ini berharap masyarakat mendukung pemerintah dalam berbagai program pembangunan, termasuk ikut menjaga kondusifitas daerah. (ELS)

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *