ASN di Papua Barat ‘Diliburkan’ Hingga 3 April



Foto : ASN Papua Barat, diliburkan sejak 18 Maret hingga 3 April, berdasarkan Surat Edaran Gubernur Nomor 850/601/2020 tentang Pencegahan Penyebaran Corona. (els/nn)

MANOKWARI, Nokennews.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, mengeluarkan surat edaran kepada seluruh bupati/walikota di Papua Barat, untuk meliburkan ASN.

Surat Edaran Nomor 850/601/2020 tentang Pencegahan Penyebaran Corona Virus Diasease 2019 (Covid-19) di wilayah Provinsi Papua Barat, berisi 4 point.

Diantaranya, sistem kerja ASN menjalankan tugas di rumah terhitung 18 Maret hingga 3 April 2020. Dan masuk kerja kembali Senin, 6 April 2020.

ASN diminta tetap tinggal di rumah, kecuali ada kepentingan mendesak seperti harus keluar untuk memenuhi kebutuhan pangan, kesehatan dan keselamatan. Dengan catatan tetap melakukan koordinasi tingkat OPD secara maksimal.

Pemerintah Daerah tetap memberi tunjangan penghasilan bagi ASN yang menjalankan tugas kedinasan di rumah. Dan, ASN diminta mengoptimalkan kecanggihan teknologi dalam menjalankan tugas kantor di rumah.

Pemerintah Kabupaten/Kota se-Papua Barat, diminta menyesuaikan sistem kerja ASN serta menetapkan proses belajar-mengajar jenjang pendidikan dasar dengan berpedoman pada surat edaran ini.

Para pimpinan Perguruan Tinggi Negeri/Swasta kepala sekolah juga diminta menyesuaikan proses belajar-mengajar, termasuk menyelenggarakan sistem belajar jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi.

Disisi lain, Gubernur juga meminta masyarakat tetap menjaga kesehatan serta tidak melakukan kegiatan yang bersifat massal.

Surat edaran ini berlaku efektif mulai tanggai ditetapkan sampai dengan tanggai 3 April 2020 dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai kebutuhan. (els/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan