Curhat Haru Honorer, Dari Gaji 500 Ribu Hingga Mengabdi 15 Tahun



Foto : Pemberkasan 1.283 honorer Pemprov Papua Barat, Selasa (4/8/2020). (ajm/nn)

MANOKWARI, Nokennews.com – Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, mengumpulkan 1.283 honorer yang diangkat menjadi ASN di kantor Gubernur Papua Barat, Selasa (4/8/2020) pagi.

Satu diantara ribuan honorer itu, sangat bersyukur karena penantian 15 tahun untuk menjadi ASN akhirnya terjawab. Ia adalah Matias Kapisa, honorer yang mengabdi sejak tahun 2005.

“Saya mengabdi dari waktu rambut masih hitam sampai sekarang sudah beruban, dengan gaji awal waktu itu 500 ribu rupiah,” kisahnya.

Awalnya, ia menjadi tenaga honorer sebagai anggota Satuan Polisi Pamong Praja Pemprov Papua Barat, saat kantor gubernur lama di Jalan Siliwangi Manokwari.

Seiring waktu berjalan, harapannya untuk diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) belum terjawab. Meski demikian, Matias tetap sabar dan tekun bekerja sebagai honorer.

Foto : Matias Kapisa, honorer Pemprov Papua Barat, yang mengabdi selama 15 tahun.

“Penantian 15 tahun akhirnya terjawab hari ini. Tuhan memberi berkat melalui kebijakan Gubernur Papua Barat, yang mengangkat saya dan seluruh tenaga honorer menjadi ASN Pemprov Papua Barat,” jelasnya.

Ia mengaku sangat bergembira namun tak lupa mengucap syukur kepada Tuhan. Mimpinya menjadi ASN selama ini akhirnya terwujud berkat doa dan dukungan dari keluarga.

“Terima kasih Gubenur Papua Barat, bapak Dominggus Mandacan atas kepeduliannya kepada kami,” singkat pria berusia 43 tahun ini.

Pada tahun 2018, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, membuka rekruitmen CPNS. Dari situ, Pemprov Papua Barat membuat kebijakan khusus untuk mengangkat honorer menjadi ASN.

Akhirnya 1.283 honorer Pemprov Papua Barat, diangkat sebagai ASN dengan Formasi, 771 kuota sebagai CPNS dan 512 sebagai pegawai PPPK (di atas 35 tahun). (ajm/nn)

Author

Redaksi Noken News

Advertisement

shadow

Tinggalkan Balasan