Dampak COVID-19, Warga di Papua Barat Dapat Tabungan 1,8 Juta



Foto : Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, bersama penerima bantuan tabungan di Manokwari, Sabtu (25/7/2020). (pzk/nn)

MANOKWARI, Nokennews.com – Pemprov Papua Barat, intens membantu warga di tengah pandemi COVID-19. Selain bantuan bahan makanan, juga diberikan bantuan tunai Program Tangan Kasih dalam bentuk tabungan.

Secara keseluruhan, terdata 32.317 penerima bantuan di Papua Barat. Pemprov Papua Barat, mengalokasikan Rp.58.170.600.000 Miliar untuk pembiayaan dampak ekonomi, dari total Rp.197,8 Milyar penanganan COVID-19.

“Kita bantu 32.317 warga di 13 kabupaten/kota di Papua Barat. Tabungan 1,8 juta rupiah, terhitung April, Mei dan Juni disalurkan melalui bank Mandiri, BRI dan BNI,” ujar Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, Sabtu (25/7/2020) di Pasar Sanggeng Manokwari.

Di Manokwari, terdata 4.332 penerima bantuan, Kabupaten Sorong 3.950, Fakfak 2.034, Kota Sorong 2.834, Kaimana 3.784, Raja Ampat 3.454 orang, Teluk Bintuni 3.715, Teluk Wondama 1.624, Manokwari Selatan 1.300, Sorong Selatan 1.437, Maybrat 1.301, Tambrauw 1.304 dan Kabupaten Pegunungan Arfak 1.248 orang.

Gubernur mengklaim bantuan tabungan diberikan kepada warga yang benar-benar terkena dampak COVID-19, seperti warga kurang mampu dan pekerja yang di-PHK.

Foto : Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan. (pzk/nn)

Sesuai data yang diterima, sejauh ini tercatat 6.534 pekerja formal yang dirumahkan akibat PHK di Papua Barat. Sebelumnya, Pemprov Papua Barat, telah menyalurkan 82.954 paket Bama kepada masyarakat di Papua Barat.

“Bantuan tabungan di Manokwari, Mansel, Pegaf sudah selesai. Di Sorong dan daerah lain yang belum, juga akan diserahkan untuk masyarakat di sana yang benar membutuhkan,” terang Gubernur.

Ia berpesan masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa, namun tetap menerapkan protokol kesehatan, menggunakan masker dan mencuci tangan.

“Yang nelayan silahkan melaut, petani silahkan berkebun. Asal, tetap menjaga kesehatan selama pandemi COVID-19 ini,” pesan mantan Bupati Manokwari, dua periode ini.

Pesan itu terus disampaikan dalam berbagai kesempatan, karena jumlah kasus positif COVID-19 di Papua Barat, terus bertambah.

Per Sabtu sore, jumlah kasus positif COVID-19 di Papua Barat, mencapai angka 388 (8,9%) dan 232 orang dinyatakan sembuh dengan presentase 59,8 persen. (ajm/pzk/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan