Distemben PB Agendakan Rakor Penting Bahas Maraknya Ilegal Mining



Foto : Kadis Distamben Papua Barat, Johanes Tulus. (els/nn)

MANOKWARI, Nokennews.com – Ilegal Mining atau tambang ilegal di Papua Barat, menjadi salah satu perhatian serius Dinas Pertambangan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

Kepala Distamben Provinsi Papua Barat, Johanes Tulus membenarkan Ilegal Mining kian marak di Papua Barat. Untuk itu lintas koordinasi bersama sejumlah pihak tetap dilakukan.

“Kami gandeng Polda Papua Barat, dalam hal ini Direktorat Kriminal Khusus, karena mereka yang berhak melakukan penindakan hukum,” bebernya, Jumat (14/8/2020) di Manokwari.

Buktinya belum lama ini Polda Papua Barat, membongkar kasus Ilegal Mining-tambang emas di kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf). Empat tersangka bersama sejumlah barang bukti termasuk emas diamankan. Dan kasusnya sudah masuk ke Kejati Papua Barat.

“Staf kami ikut dilibatkan saat tim Ditkrimsus Polda Papua Barat, ke Minyambouw Pegaf. Dalam proses pemeriksaan dan penyidikan, staf kami juga dimintai keterangan sebagai saksi,” jelas pria yang akrab disapa Jhon ini.

Menurutnya komunikasi bersama Polda Papua Barat, tetap dilakukan. Mulai dari peninjauan lapangan, penyidikan hingga penetapan tersangka dari kasus tambang emas ilegal di Papua Barat.

Sesuai rencana Distamben Papua Barat, akan menggelar rapat koordinasi membahas masalah tambang ilegal. Ini melibatkan Polda Papua Barat, kabupaten Pegaf dan juga Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Kehutanan.

“Kegiatan dalam pekan ini, selesai HUT RI. Kalau ada kegiatan yang bertentangan dengan hukum, pasti ditindak. Apalagi tidak memiliki izin resmi dari pemerintah,” singkatnya. (els/nn)

Author

Redaksi Noken News

Advertisement

shadow

Tinggalkan Balasan