Gubernur : Hasil Pengumuman CPNS Tak Boleh Ditolak, Pemprov Tetap 80:20



Foto : ASN Pemprov Papua Barat saat apel. Kuota CPNS Papua Barat 80:20 untuk OAP.

MANOKWARI, Nokennews.com – Hasil CPNS 2018 hingga kini belum diumumkan Pemprov Papua Barat. Hal ini baru akan dilakukan bersamaan dengan Pemprov Papua.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengaku presentase 80 persen untuk OAP dan 20 persen untuk non OAP, tetap berlaku untuk pengumuman CPNS 2018.

“Kita sudah berjuang dari awal untuk mendapatkan presentase OAP lebih besar. Kita sesuaikan dan menunggu Provinsi Papua,” jelas gubernur, Senin (20/1/2020) di Kantor Gubernur, Arfai, Manokwari.

Menurutnya pengumuman hasil tes CPNS 2018 akan diumumkan secara serentak. Hal ini juga berlaku bagi kabupaten/kota yang ikut melaksanakan tes CPNS.

Sebelumnya, Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan menolak hasil tes CPNS, karena kuota OAP tidak memenuhi harapan.

“Pasti ada alasanya, mungkin OAP yang ikut tes kurang, atau ada alasan lain. Yang penting tidak boleh menolak,” terangnya.

Gubernur menyebut keterlambatan pengumuman hasil CPNS 2018 juga disebabkan beberapa hal. Misalnya minimnya kuota formasi CPNS untuk OAP.

Dicontohkan 10 kuota sarjana hukum jelas pembagianya 8 OAP dan sisanya dua slot untuk non OAP. Begitu juga berlaku untuk formasi lain dengan ketentuan 80:20 untuk orang asli Papua.

“Yang jelas kuota OAP harus terpenuhi, tidak ada alasan. Manokwari juga harus umumkan,” ujarnya sembari menambahkan pemenuhan kuota juga melihat latar belakang ilmu dan kebutuhan tenaga teknis. (els/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan