Gubernur Ingin Pabar Rangking 1 Nasional, Kalahkan Duo Terbaik Sekarang



Foto : Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan (kiri) dan Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Bali, Nusa Tenggara dan Papua, Deni Yus Yulian (kanan). (ajm/nn)

MANOKWARI, Nokennews.com – Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan inginkan nama Papua Barat, menjadi yang terbaik di urutan pertama Nasional dari ajang Paritrana Award.

Paritrana Award sendiri merupakan penganugrahan kepada daerah atas capaian pemberian jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor formal dan informal.

Dari 34 provinsi di Indonesia, Papua Barat menempati urutan ke tiga, dibawah Sulawesi Selatan dan peringkat pertama ditempati Sulawesi Utara.

Penganugerahan Paritrana Award digelar Rabu (12/8/2020) oleh Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, melalui video virtual.

“Ke depan, saya harap Papua Barat, bisa menjadi yang terbaik. Naik dari urutan III ke urutan I Nasional,” terangnya saat konferensi pers.

Ia mengungkap capaian ini sebagai pemacu semangat kerja agar mendapatkan hasil sesuai harapan nantinya. Diantaranya, memiliki data valid terkait pekerja sektor formal dan informal yang masuk dalam jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kita lindungi tenaga kerja dengan Jamsostek, meliputi aspek regulasi oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota serta BPJS Jamsostek,” ujarnya.

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Bali, Nusa Tenggara dan Papua, Deni Yus Yulian menerangkan sejumlah aspek penilaian Paritrana Award.

Diantaranya, regulasi, capaian kinerja pemerintah serta inisiasi dan inovasi pemerintah daerah dalam melaksanakan program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Pemerintah Provinsi Papua Barat, menerbitkan 61 produk hukum meliputi surat edaran, instruksi, Peraturan Gubernur dan Peraturan Daerah yang dinilai efektif memberi perlindungan Jamsostek.

Sedangkan pada aspek inisiasi dan inovasi, Pemprov Papua Barat, menggandeng stakeholder, BUMN, BUMND dan pihak swasta untuk berperan aktif dalam memberikan perlindungan kepada pekerja.

Data tenaga kerja Jamsostek Tahun 2019 berjumlah 149.206 tenaga kerja atau 72 persen dari total 208.509 jumlah penduduk yang bekerja pada sektor formal.

Sementara yang berkerja pada sektor informal baru tercover 17 persen atau 38.322 tenaga kerja dari 224.892 jumlah pekerja informal di Papua Barat. (ajm/nn)

Author

Redaksi Noken News

Advertisement

shadow

Tinggalkan Balasan