Gubernur Tegaskan Pansel DPR Otsus Tetap Bekerja, Tak Boleh Terhambat



Foto : Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan.

MANOKWARI, Nokennews.com – Pemberhentian Maxi Nelson Ahoren dari Panitia Seleksi rekrutan anggota DPR Papua Barat jalur Otsus 2019-2024, diharapkan tak menghambat proses yang sedang berjalan.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menegaskan keputusan untuk memberhentikan yang bersangkutan tetap dan dinilai tidak mengganggu kinerja Pansel ke depan.

“Terakhir kami putuskan demikian dan Pansel tetap jalan dengan empat anggota yang ada,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (15/1/2020) di kantor Gubernur Papua Barat, Arfai, Manokwari.

Menurutnya jika yang bersangkutan enggan mundur, Pemprov Papua Barat memiliki kewenangan untuk menunjuk penggantinya.

“Kita bisa menunjuk kepala suku mana, sebagai pengganti sebagai Ketua Pansel,” terangnya.

Meski belum menentukan batas waktu penunjukan pengganti Ketua Pansel. Namun hal ini akan dibahas bersama dalam sebuah pertemuan dengan OPD teknis.

“Hari ini saya undang OPD terkait untuk membahas hal ini. Kita ingin mendapat input lebih dulu sebelum memutuskan,” jelasnya.

Panitia Seleksi rekrutan anggota DPR Papua Barat jalur Otsus sendiri dilantik Gubernur tanggal 2 November 2019.

Pansel terdiri atas lima unsur perwakilan, diantaranya, Maxi Nelson Ahoren (adat), Dr. Yusuf W. Sawaki (akademisi), Hermus Indouw (Pemprov PB), Dr.Musafir (Kejati) dan Kamasan Fainsenem (pers).

Kerja Pansel didukung Sekretariat Panja Provinsi, diantaranya Koordinator Sekertariat, Christina M.B Warbete, Sekertaris Dr. Baesara Wael, Bendahara M.Bosawer, Operator komputer Sutowo dan Theodorus D. Kawer.

Sedangkan Panitia kerja daerah
kabupaten/kota terdiri atas tiga orang dari unsur adat, pemerintah dan perempuan.

Namun belakangan Biro Hukum Setda Papua Barat, mencabut SK Ketua Pansel. Hal ini pun mendapat beragam tanggapan berbagai pihak hingga saat ini. (els/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan