Kebijakan New Normal Belum Berlangsung di Papua Barat



Foto : Ibadah bersama Forum Lintas Keagamaan di Kantor Gubernur Papua Barat, Selasa (2/6/2020). (ajm/nn)

MANOKWARI, Nokennews.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat, belum menerapkan kebijakan New Normal. Salah satunya, masa kerja Kedinasan dari rumah diperpanjang hingga 19 Juni 2020.

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan menerangkan, kebijakan New Normal dari pemerintah pusat, akan disesuaikan dengan kondisi setiap daerah selama penanganan Covid-19.

Sesuai imbauan Pemerintah Pusat, Tatanan Hidup Baru (New Normal) mulai berlaku, 4 Juni 2020 di Indonesia.

“Namun sesuai isi edarannya, kepala daerah dapat membuat pertimbangan sesuai dengan kondisi daerah yang ada,” beber Dominggus usai Ibadah bersama Forum Lintas Keagamaan di Kantor Gubernur Papua Barat, Selasa (2/6/2020).

Menurutnya, Pemprov Papua Barat, akan kembali mengkaji imbauan tersebut, apakah bisa diterapkan secara menyeluruh, atau hanya diterapkan di daerah zona Hijau Covid-19 di Papua Barat.

“Kami masih perpanjang masa kerja ASN, sekolah dan lain-lain, dengan Work From Home. Setelah itu baru dikaji kembali,” singkatnya.

Menurut data yang dikeluarkan Pemerintah Pusat, 102 daerah di Indonesia, masuk dalam klasifikasi pemberlakuan New Normal. Terdapat empat daerah di Papua Barat, yang masuk kategori tersebut.

Daerah yang dimaksud ditentukan berdasarkan pertimbangan berbagai aspek, sepeti aspek kesehatan terkait penanganan Covid-19 dan aspek ekonomi.

Empat daerah di Papua Barat, sejauh ini masuk zona hijau, kabupaten Pegaf, Maybrat, Tambrauw dan Sorong Selatan. Sedangkan 9 daerah lain tercatat masuk zona merah, Manokwari, kabupaten/kota Sorong, Raja Ampat, Teluk Wondama, Fakfak, Kaimana, Teluk Bintuni dan kabupaten Manokwari Selatan. (ajm/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan