Lantik 6 Anggota MRP, Gubernur Pesan Perjuangkan Hak Adat, Agama dan Perempuan



Foto : Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan melantik 6 anggota MRP Papua Barat (PAW), di kantor Gubernur Papua Barat, Rabu (20/5/2020). (ajm/nn)

MANOKWARI, Nokennews.com – Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan mewakili Mendagri Prof. Dr. Mohammad Tito Karnavian, melantik 6 anggota MRP Provinsi Papua Barat di Kantor Gubernur Papua Barat, Rabu (20/5/2020).

Pelantikan ini berdasarkan Surat Gubernur Papua Barat dan Keputusan Mendagri Nomor 161.92-77, tentang pengangkatan dan pengesahan anggota MRP Papua Barat, sisa masa jabatan tahun 2017-2022 kepada 6 Anggota MRP Papua Barat.

Enam anggota MRP (PAW) yang dilantik, Yafet Valentinus, S.P Wainarisi, (Unsur Agama), Ismael Ibrahim Watora SH, MT, (Agama Adat Kaimana), Lusia.I.Hegemur, S.Sos (Unsur Perempuan Fakfak), Drs. Rafael Sodefa, S.E ( Unsur Adat Bintuni), Pdt. Leonard Yarolo, S.H (Unsur Agama), dan Aleda Elisabth Yoteni (Unsur Perempuan Wondama).

Sementara, mereka yang digantikan Antar Waktu, Yusak Kambuaya,S.H (Unsur Agama), Amiruddin Sabuku, S.Sos, (Unsur Adat Kabupaten Kaimana), Agustina Hombore, S.E (Unsur Perempuan Kabupaten Fak-fak), Septer Werbete, S.E (Unsur Adat Kabupaten Teluk Bintuni), Levinus Wanggai, S.Sos (Unsur Agama) dan Dra. Flora Rumbekwan (Unsur Perempuan Kabupaten Teluk Wondama).

Menurutnya, Majelis Rakyat Papua sebagai lembaga representasi Kultur OAP yang memiliki wewenang dalam Perlindungan Hak-hak OAP, Penghormatan terhadap hak dan Budaya, Pemberdayaan perempuan dan kerukunan Hidup beragama.

“Dengan demikian, MRP harus menjadi lembaga yang merepresentasikan kultur orang asli Papua,” terangnya.

Enam anggota MRP Papua Barat, yang baru dilantik diharapkan bekerja sama dengan ketua dan seluruh anggota, termasuk pemerintah daerah dan stakeholder, untuk menjaga dan memperjuangkan hak Adat, Agama dan perempuan bagi OAP.

“Saya berharap perbedaan, pertentangan dan masalah yang terjadi hendaklah lebur dalam satu cita-cita, segera merangkul kebersamaan dalam melaksanakan tugas sebagai perpanjangan tangan dari masyarakat asli Papua,” harap gubernur. (ajm/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan