Pemprov Pabar Borong Beras Lokal, Perkuat Pangan Dimasa Covid-19



Foto : Panen raya padi di kabupaten Manokwari Selatan belum lama ini. Sebanyak 1200 ton beras disiapkan sebagai ketahanan pangan menghadapi Pandemi Covid-19.

MANSEL, Nokennews.com – Pemprov Papua Barat, mengambil langkah untuk mengamankan stok pangan selama wabah Covid-19 tak kunjung mereda. Salah satunya dengan cara memborong hasil panen padi (beras) petani lokal di Papua Barat.

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan mengungkap belum ada pihak yang bisa memastikan kapan berakhirnya pandemi Covid-19.

“Kita harus bisa amankan stok pangan untuk kita sendiri. Kalau Corona berlanjut, kita tidak bisa dikirim beras dari luar Papua,” sebutnya, Kamis (27/5/2020) saat berada di Ransiki, Manokwari Selatan.

Menurutnya panen padi di Mansel belum lama ini, akan dibeli dan simpan sebagai stok pangan. Padi dari lahan 645 hektare ini akan diolah menjadi 1200 ton beras.

“Panen yang sama di Distrik Prafi nanti juga demikian. Kita perkuat ketahanan pangan kita dengan menyimpan stok beras sendiri,” terang gubernur.

Mantan Bupati Manokwari, dua periode ini menilai banyak masyarakat mulai berkebun di tengah pandemi Covid-19. Diingatkan, semua kampung didukung Dana Desa dan tinggal diawasi karena bisa digunakan untuk bercocok tanam.

“Tanggal 11 Mei lalu kita canangkan bersama di Kampung Muari, Mansel. Pangan lokal dengan dana dari Kementrian Desa untuk padat karya tunai dan BLT per keluarga Rp.600 ribu selama tiga bulan,” jelasnya.

Pemprov Papua Barat, juga menyediakan dana Rp.225 juta bagi 1.742 kampung dengan harapan dimanfaatkan untuk bercocok tanam selama pandemi Covid-19.

Dicontohkan, masyarakat kampung membuka lahan untuk menanam padi, jagung dan umbi-umbian yang kelak dipanen untuk mencukupi kebutuhan keluarga dan masyarakat. (pzk/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan