Pemprov Papua Barat Kurangi Kegiatan Pemerintahan Non Prioritas



Foto : Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan. Pemprov Papua Barat memangkas kegiatan non prioritas, demi memaksimalkan penanganan Covid-19. (els/nn)

MANOKWARI, Nokennews.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat, memangkas sejumlah kegiatan pemerintahan. Dan, anggarannya akan dialihkan untuk penanggulangan bencana non alam Covid-19.

Hal ini dilakukan sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, agar semua daerah fokus dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Kita diminta kembali melihat APBD, mengurangi kegiatan yang bukan prioritas dan anggarannya dipangkas, dialihkan untuk tangani Covid-19,” jelas gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan.

Instruksi Presiden juga telah ditindaklanjuti Menteri Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri.

Menurut gubernur, instruksi ini pun telah disampaikan kepada seluruh OPD, baik rapat koordinasi atau rapat kerja bahkan perjalanan dinas dibatalkan.

Dan, Pemprov Papua Barat sudah mulai melaksanakan instruksi tersebut. Diantaranya, pembatalan Raker bupati dan wali kota se-Papua Barat, yang sedianya dilaksanakan, Selasa (31/3/2020) di Kabupaten Teluk Wondama.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan juga membatalkan rapat kerja di Kabupaten Sorong Selatan.

Disisi lain, anggaran awal penanganan Covid-19 pemprov Papua Barat Rp.5 Miliar, digunakan untuk belanja alat pelindung diri (APD) dan melengkapi fasilitas kesehatan Rumah Sakit Rujukan Provinsi (RSRP).

RSRP di Manokwari, disiapkan untuk menampung pasien Covid-19, jika rumah sakit rujukan di kabupaten/kota tak kewalahan.

Gugus Tugas Covid-19 Papua Barat, telah mengajukan kebutuhan anggaran Rp.90 Miliar.

“Kita akan lihat kembali APBD, intinya kita kurangi kegiatan-kegiatan yang kurang penting, demi penanganan Covid,” singkat gubernur. (els/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan