Perdasus Perlindungan Situs Mansinam dan Aitumeri Segera Hadir



Foto : Kepala Biro Hukum Pemprov Papua Barat, Roberth KR Hammar.

MANOKWARI, Nokennews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPR) Provinsi Papua Barat, telah menyetujui dua (2) Perdasus. Saat ini kedua perdasus ini sedang menunggu registrasi penomoran di Kementrian Dalam Negeri.

Kedua Perdasus ini adalah Perdasus Perlindungan Situs Bersejarah dan Perdasus Pengelolaan Kuota Haji.

“Sudah disetujui DPR Papua Barat. Tinggal kita bawa ke Jakarta untuk registrasi dan mendapat nomor,” jelas Kepala Biro Hukum Provinsi Papua Barat, Roberth Hammar, Senin (10/2/2020).

Ia memperkirakan kedua Perdasus ini rampung bulan Maret.

Menurutnya poin penting dari Perdasus Perlindungan Situs Bersejarah, adalah untuk memberi perlindungan dan pengawasan situs.

“Situs-situs bersejarah di Papua Barat, harus dilindungi, dijaga, tidak boleh diklaim sebagai milik pribadi. Pemerintah harus mengambil ahli untuk melakukan pengawasan, demi keberlanjutan sejarah dan peradaban,” bebernya.

Kata Hammar, sejarah Situs Kristen di Pulau Mansinam dan Bukit Aitumeri Teluk Wondama, harus didokumentasikan. Tujuannya agar ada dokumen sejarah yang paten dalam lembaran daerah.

“Kami harap situs-situs yang ada bukan sebagai bangunan monumen yang mati, melainkan nilai sejarahnya harus hidup. Didokumentasikan agar diketahui publik, wisatawan dan pengunjung,” singkatnya. (ajm/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan