Sudah Dipanggil MRP, Yarolo cs Harap Pelantikan Tak Lewat Februari



Foto : Empat dari 6 calon anggota MRP PB menunjukan salinan berkas putusan inkrah MA RI.

MANOKWARI, Nokennews.com – Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat, hingga kini belum melantik 6 calon anggota pasca putusan inkrah Mahkamah Agung RI nomor 170 K/TUN/2019 dan 180 K/TUN/2019.

“Kami sudah serahkan berkas 4 Februari lalu ke Sekretariat MRP dan berharap dilantik bulan ini,” beber Leonard Yarolo, satu dari 6 calon anggota MRP PB, Senin (10/2/2020).

Secara berbeda, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Papua Barat, Roberth Hammar mengaku Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan menerbitkan SK Nomor 224/4/I /2020, 27 Januari 2020 tentang Pembatalan dan Pengesahan anggota MRP PB periode 2017-2022.

“Berkas enam calon anggota ini masih di sekretariat MRP. SK gubernur itu juga nanti dibawa ke pusat,” jelas Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Papua Barat, Roberth Hammar.

Menurutnya cepat-tidaknya pelantikan tergantung proses di Kementrian Dalam Negeri. Jika cepat, kemungkinan pelantikan dilakukan Ketua MRP PB Februari ini.

Sebelumnya Gugatan dengan nomor perkara 170 K/TUN/2019 atas nama Yafet Valentinus Wainarisi menggantikan Yusak Kambuaya (Unsur Agama), Ismail Ibrahim Watora menggantikan Amiruddin Sabuku (Unsur Adat Kabupaten Kaimana) dan Lusia Imakulata Hegemur menggantikan Agustina Hombore (Unsur Perempuan Kabupaten Fakfak).

Kemudian Rafael Sodefa menggantikan Septer Werbete (Unsur Adat Kabupaten Teluk Bintuni), Pdt. Leonard Yarolo menggantikan Levinus Wanggai (Unsur Agama).

Satu berkas Nomor 180 K/TUN/ 2019 atas nama Aledah Elisabeth Yoteni menggantikan Flora Rumbekwan (Unsur Perempuan Kabupaten Teluk Wondama).

Mereka menggugat SK Gubernur Papua Barat dan Menteri Dalam Negeri RI, tentang Penetapan anggota Majelis Rakyat Papua periode 2017-2020 di PTUN Jayapura hingga mendapat putusan Inkrah di Mahkamah Agung RI. (ajm/nn)

Author

Redaksi Noken News

Tinggalkan Balasan