Supir Hilux yang Hilang di Sungai Didohu Pegaf, Bukan Rombongan Gubernur



Kepala Biro Administrasi dan Pimpinan Setda Pemprov Papua Barat, Yohanes Nauw. (els/nn)

MANOKWARI, NokenNews.com – Supir Hilux yang hilang terseret arus sungai Didohu kabupaten Pegunungan Arfak, bukan berasal dari rombongan Gubernur Papua Barat.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda provinsi Papua Barat, Yohanes Nauw, menegaskan supir naas itu mengangkut rombongan yang sempat memblokade jalan dan menyampaikan aspirasi kepada gubernur.

Menurutnya, runutan kronologis berawal saat Gubernur Dominggus Mandacan melakukan kunjungan kerja menuju Distrik Testega, Pegaf. Sejumlah masyarakat kemudian memblokade jalan di Tanah Botak atau Miseda Goji, untuk menyampaikan aspirasi.

“Akhirnya perjalanan gubernur dan rombongan terhenti. Setelah itu, gubernur memberikan arahan dan blokade jalan kembali dibuka,” ujarnya via rilis tertulis, Selasa (16/3/2021).

Pencarian supir hilux yang hilang di Sungai Didohu, Selasa (16/3/2021). (Istimewa)

Setelah itu, rombongan masyarakat berbalik arah menuju kampung. Di tengah perjalanan, naas menimpa supir Hilux yang akhirnya hilang terseret arus.

“Jadi yang hilang bukan rombongan gubernur, tetapi supir yang mengangkut rombongan masyarakat. Ada sejumlah pemberitaan yang keliru dari peristiwa ini,” jelasnya.

Yohanes pun meminta klarifikasi pemberitaan awal yang menyebut korban merupakan rombongan gubernur.

Sebelumnya, Dirman (32) seorang supir Hilux dinyatakan hilang terseret arus sungai Didohu Sabtu akhir pekan lalu. Dari rilis Kantor SAR Manokwari, mobil yang dikendarai korban terjebak derasnya arus sungai. Ia pun melompat ke luar dari mobil dan hilang terbawa arus.

Hingga hari ke tiga, pencarian masih dilakukan gabungan Tim SAR, 20 personil SAR Manokwari, 1 personil TNI AL, 5 personil Polres Pegaf, 3 personil Koramil Didohu dibantu 16 warga. (red/nn)

Author

Redaksi Noken News

Advertisement

shadow

Tinggalkan Balasan