Teluk Bintuni Jadi Contoh Daerah yang Akomodir Kontraktor OAP



Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si (tengah) usai menggelar pertamuan bersama Forkopimda, Kamis (30/9/2021) di Manokwari. (els/nn)

MANOKWARI – Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si menyebut kabupaten Teluk Bintuni sebagai daerah yang memahami para kontraktor orang asli Papua. (OAP).

Di daerah itu, sekira 500 kontraktor OAP mendapat pekerjaan dengan penunjukan langsung.

“Terima kasih untuk kabupaten yang mengakomodir kontraktor OAP, termasuk Teluk Bintuni,” sebut gubernur, Kamis (30/9/2021) siang di Manokwari.

Menurutnya, kesepakatan bupati/wali kota untuk mengakomodir paket pekerjaan kontraktor OAP sejak tahun 2017, di mana daerah mengakomodir 70 persen dan 30 persen tanggungan provinsi.

“Misalnya ada 100 kontraktor di Manokwari atau Pegunungan Arfak, 70 dijawab daerah, sisanya 30 bagian provinsi. Jadi, seperti itu,” jelasnya.

“Di Kaimana, kabupaten jawab 140, provinsi jawab 40,” terangnya lagi.

Gubernur menerangkan aksi kontraktor di kantor gubernur dalam dua hari terakhir di Manokwari, merupakan bentuk kekecewaan karena tidak mendapat paket pekerjaan.

“Saya sudah perintahkan asisten dan kemarin mereka sudah pertemuan. Kita inventarisir dan kemudian membahas agar jelas, siapa yang belum mendapat paket pekerjaan,” papar gubernur.

Aksi kontraktor OAP dalam dua hari terakhir berlangsung di Manokwari. Mereka memalang kantor Gubernur Papua Barat dan ingin mendengar langsung jawaban orang nomor satu di Papua Barat ini. (els/nn)

Author

admin

Tinggalkan Balasan