Pj Gub Waterpauw Ajak Jemaat GKI Nazeret Fanindi Ikut Tekan Stunting dan Kemiskinan Ekstrim

Pj Gub Waterpauw saat bercengkrama dengan warga jemaan GKI Nazeret Fanindi Pantai, Minggu kemarin

MANOKWARI – Penjabat Gubernur Papua Barat terus menggiatkan sosialisasi dan pemahaman tentang persoalan stunting dan kemiskinan ekstrim yang terjadi Papua Barat disetiap pelaksanaan tugas tugasnya.

Seperti yang dilakukan Pj Gub saat mengikuti ibadah minggu di Gereja GKI Nazaret Fanindi Pantai, Kabupaten Manokwari, Minggu kemarin.

Dihadapan warga jemaat, Jenderal (Purn) itu menekankan bahwa nikah muda adalah salah satu penyebab tingganya angka stunting di Papua Barat.

“Capaiannya hingga 45 persen jadi penyebab stunting karena penikahan dini. Kebiasan ini akan sangat beresiko jika tidak dihindari karena akan menghambat pertumbuhan anak-anak generasi penerus bangsa,” ungkapnya.

Selain stuting, kemiskinan ekstrim juga kata Pj Gub Waterpauw adalah persoalan yang menjadi konsenterasi pemerintah daerah saat ini.

“Biasakan diri dengan berupaya secara mandiri, menggarap serta mengelola hasil sumber daya yang ada dengan baik, agar kebutuhan pangan kita tetap terjaga,” kata Gubernur lagi.

Dia lalu mengingatkan bahwa sebuah penyesalah ada di belakang jika masyarakat mengabaikan hal hal yang harus ditangani bersama saat ini.

“Kalau anak anak kita tidak tumbuh dengan baik, jangan harap bapak ibu di hari tua nanti akan tenang hidupnya. Persiapkan gizi mereka mulai sekarang agar mental dan fisik mereka bertumbuh dengan baik,” tandasnya.

(RLS/NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *