PKK dan Disdukcapil Kolaborasi Gerakan KISAK, Roma Waterpauw : Next, Ribuan Orang di Warmare

Ketua PKK Papua Barat Roma MP Waterpauw (tengah depan) membuka Gerakan KISAK dan pengobatan massal di Sanggeng Distrik Manokwari Barat, Kamis (7/9/2023). (Foto: RED)

MANOKWARI – PKK Papua Barat dan Disdukcapil berkolaborasi dalam gerakan Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (KISAK) di Manokwari, Kamis (7/9/2023).

Kegiatan ini juga melibatkan Dinas Kesehatan dengan pelayanan pengobatan massal di Balai Pelatihan, Rumah Baca dan Rumah Gizi Kasuari, Distrik Manokwari Barat.

“Ini langkah awal dari kolaborasi yang kami bangun. Berikut, kegiatan yang sama di Distrik Warmare,” sebut Ketua TP PKK Papua Barat Roma Megawanti Pasiribu Waterpauw.

Lanjut dia, Gerakan KISAK di Warmare bersamaan dengan lomba masakan lokal dengan target kehadiran 1.500 peserta.

Roma mengaku kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga yang maju dan mandiri sesuai visi dan misi 10 program PKK.

Gerakan KISAK dalam rangka tertib administrasi nasional terhadap data kependudukan, sesuai hasil Rakernas Dekranas ke-IX tahun 2021.

Kiri ke kanan: Kadisdukcapil Ria M. Come, Ketua PKK Roma MP Waterpauw, Ketua Panitia Ernawati Parorongan. (Foto: RED)

Pengaruh adat istiadat dan minimnya kesadaran warga jadi penyebab rendahnya tertib administrasi tersebut.

“Kesempatan baik bagi masyarakat Sanggeng dan sekitarnya untuk mengurus atau melengkapi data kependudukan seperti akta lahir, akta nikah atau KTP,” terangnya.

Roma membeberkan ini kegiatan ketiga setelah di Susweni Distrik Manokwari Utara dan Tanah Rubuh Distrik Manokwari Selatan.

Kepala Disdukcapil Papua Barat Ria M Come menerangkan gerakan KISAK melalui aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)

“Kami ajak warga Papua Barat untuk aktivasi IKD, mudah karena hanya menggunakan handphone,” beber Ria.

Kegiatan juga dibarengi pemeriksaan kesehatan untuk ibu hamil, anak dan untuk masyarakat.

“Penyuluhan kepada ibu hamil,
Gizi, persiapan persalinan, perawatan pasca persalinan dan perawatan bayi, sekaligus penyuluhan dan layanan dokumen kependudukan,” cetus Ketua Tim 4 TP PKK Papua Barat Ernawati Parorongan.

(RED/NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *