Polisi Amankan Senpi Organik yang Diselundupkan Oknum ASN ke Manokwari

Foto: Polisi merilis kasus senjata api ilegal yang diselundupkan oknum ASN ke Manokwari, Kamis (20/6/2024). (RED/NN)

MANOKWARI – Polresta Manokwari berhasil mengamankan tiga pucuk senjata api organik dari HM, seorang ASN asal luar Manokwari. Yang bersangkutan membawa senpi tersebut dari Ambon, Maluku.

Kapolresta Manokwari Kombes RB Simangunsong menerangkan senpi berjenis M16, Moser dan Garand dengan jangkauan tembak 300-600 meter.

“popor nya dimodifikasi, dalamannya semua organik. Kalau disalahgunakan membahayakan nyawa manusia,” ujarnya, Kamis (20/6/2024).

“Informasi sementara menyebut senpi berasal dari Filipina. Diduga ada berapa pucuk yang beredar di Manokwari,” ucapnya lagi.

Berdasarkan pengembangan, HM mengaku membawa senpi ke Manokwari dengan alasan sebagai mahar atau mas kawin. Tiga senpi tersebut ditaksir lebih dari Rp.200 juta.

Ia menegaskan mas kawin tak harus dihubung-hubungkan dengan senjata api karena Manokwari merupakan kota Injil. Perkawinan menurut Kapolresta lebih kepada keharmonisan rumah tangga, bukan karena mas kawin dengan senpi.

“HM mengaku membawa beberapa pucuk, kita telusuri dan temukan tiga. Masih dikembangkan apakah ada yang lain,” kata Kapolresta.

Masyarakat Manokwari diharapkan membantu pihak kepolisian untuk memberi informasi soal keberadaan senpi rakitan yang diseludupkan dari luar.

HM saat ini masih berstatus sebagai saksi dan dikenakan wajib lapor ke Mapolresta.

Sejauh ini polisi telah mengamankan 36 senjata api, termasuk pengungkapan kasus home industri pembuatan senpi belum lama ini di dataran Prafi, Manokwari.

“Kita terus kembangkan, ada di mana saja senpi-senpi ini. Tolong masyarakat dan media juga bantu, kalau ada info segera laporkan,” pesannya.

(RED/NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *